Saya tahu di luar sana banyak pasangan yang
bersepakat untuk tidak memiliki anak, dan banyak juga pasangan yang ingin
memiliki anak. Tergantung dari kesepakatan masing-masing pasangan. Namun
culture di Indonesia yaaa gitu, tetangga sekampung ikut maksa pasangan-pasangan
untuk memiliki anak. Bahkan memaksa agar pasangan-pasangan tersebut untuk
memiliki anak lebih dari satu. Tentu didahului oleh “never ending question” ~
Saya dan pak suami adalah pasangan yang
bersepakat untuk memiliki anak. Seperti kebanyakan pasangan lainnya yang
setelah menikah mengidam-idamkan hadirnya buah hati, kamipun begitu. Bagi kami
anak akan menjadi penyambung amal jariah, perekat keluarga, bagian dari
pembangun peradaban baik yang kami harapkan. Kedengarannya berat, tapi kami mau
belajar.