
Hai! ~~~ dari Benang Kelambu
"yang.....masih kuat nggak? kalau nggak kuat kita berhenti dulu nih"
pak suami menanyakan apakah saya masih kuat jalan kaki ke air terjun, yang kemudian saya jawab hanya dengan suara nafas ngos-ngosan sambil mbatin
Itulah sepenggal percakapan yang terlontar antara saya dan pak suami ketika menyusuri jalan setapak menuju air terjun benang kelambu. Kira-kira dua setengah kilometer kami tempuh dengan berjalan kaki, dari pintu masuk air terjun. Kami memilih untuk berjalan kaki daripada menggunakan jasa ojek yang banyak mangkal di pintu masuk air terjun. Hitung-hitung jalan sehat, jarang-jarang juga jalan kaki kan. Lumayan juga ongkos ojeknya, bisa buat makan sate bulayak dua porsi di Taman Narmada. Ongkos ojeknya satu orang dikenakan 35 ribu rupiah, bolak balik.