Showing posts with label Semangat. Show all posts
Showing posts with label Semangat. Show all posts

Sunday, November 23, 2014

Sayang....

Sayang….

Orang seperti kita ini kalau tidak punya mimpi dan cita-cita maka tidak ada lagi yang tersisa. Satu-satunya jalan adalah kau harus bermimpi, harus punya mimpi, cita-cita dan harapan. Dengan begitu kau tahu akan kemana dan kau harus memperjuangkannya. Mimpi ataupun harapan memang bukan jaminan bahwa semuanya akan berjalan mulus, namun ketika mimpi dan harapan itu ada, paling tidak kita tahu apa yang akan kita perjuangkan.

Sayang….

Percayalah tidak akan ada yang sia-sia di muka bumi ini. Apapun yang kau lakukan pasti akan ada balasannya. Kejarlah cita-citamu, jangan menyerah. Ini baru permulaan, baru garis start yang kau lewati. Dalam perjalananmu masih banyak hal baru yang akan kau temui, yang akan semakin memperkaya dirimu. Kau harus bersiap.

Sayang….

Ingatlah selalu bahwa kau tidak akan pernah sendiri. Banyak orang-orang spesial yang akan selalu membersamaimu, yang akan memberikan dukungan terbaik buatmu. Jangan pernah lupa bahwa ada sang maha pemberi yang tidak akan pernah meninggalkanmu. Kau hanya harus memperlihatkan perjuanganmu.

Thursday, November 13, 2014

Jika

Jika kau tengah letih dan rasanya ingin menyerah saja, maka lihatlah orang-orang yang masih berjuang. Lihatlah mereka yang masih gigih memperjuangkan mimpinya bahkan sedang semangat-semangatnya untuk memulai. Mungkin dengan begitu kobaran semangat itu dapat mengaliri dirimu juga.

Jika jalanmu tengah buntu dan rasanya seperti terjebak sendiri, maka bantulah orang-orang di sekitarmu. Lihatlah orang-orang yang mungkin membutuhkan bantuanmu, bantu mereka dengan tulus. Mungkin dengan begitu kau akan menemukan jalanmu, menemukan jalan keluar atas kebuntuanmu sendiri.

Jika hati dan pikiranmu tengah kusut dan rasanya seperti tersiksa, maka ceritakanlah, ceritakanlah pada orang lain atau pada tulisan-tulisan di kertas putih. Jangan ragu untuk membaginya dengan yang lain. Mungkin dengan begitu kau akan merasakan kelegaan, merasa bahwa hatimu juga perlu berbagi.

Monday, November 10, 2014

Apa Kabar Nona?

Apa Kabar Nona?

masihkan kau risau karena rindu
masihkah kau gelisah karena janji yang belum ditunaikan

Apa Kabar Nona?

tersentakkah kau ketika ada yang bertambah tua ketika kau bertambah usia
tersentakkah kau ketika ada kedalaman kasih pada tatapan matanya

Apa Kabar Nona?

masihkah kau mengesap pahit dan manis kopi di pagi hari
masihkah kau memutar lagu yang sama berulang kali

Apa Kabar Nona?

masihkah kau melamunkan masa depan dengan lebih dulu melamunkan masa lalu
masihkah kau merangkai cerita dalam lamunan lalu menuliskannya

Apa Kabar Nona?

Thursday, November 6, 2014

Halo, Selamat Pagi!

Haloo
Selamat Pagi Dunia!

Semoga hari ini penuh semangat dan penuh berkah

Pagi ini keinginan saya untuk menulis di blog terpenuhi. Sejak semalam sudah mau nulis tapi ada hal lain yang harus dikerjakan, maka jadilah ditunda sampai pagi tiba. Rasanya kangen sekali nulisin ini blog. Beberapa waktu absen karena banyak hal tiba-tiba yang terjadi dalam hidup saya belakangan ini.

Lama enggak nge-blog jadi banyak ketinggalan berita di dunia blogging. Misalnya tulisan teman saya yang makin keren aja di blognya, review novel-novel terbaru, catatan-catatan random di blog orang yang menyelipkan banyak inspirasi, dan banyak lagi yang lain.

Sepertinya pagi adalah waktu yang tepat untuk memulai. Memulai aktifitas yang baik. Salah satunya menulis.

Selamat Pagi, Selamat Berkarya!

Sunday, October 12, 2014

Anak-Anak adalah Cerminan Orangtua

Sepagi ini saya membaca sebuah berita tentang kekerasan yang dilakukan oleh beberapa siswa Sekolah Dasar kepada teman mereka. Kemudian setelah menelusuri terdapat tautan videonya dan sayapun membuka video tersebut, durasi video sekitar 1.25 menit. Saya harus mengakui, airmata saya jatuh melihat video itu. Saya tiba-tiba merasa sangat sedih melihat kejadian dalam video tersebut. Sekelompok anak-anak melakukan kekerasan kepada seorang anak lain teman sekelas mereka, dan si anak yang dipukuli hanya bisa menangis tak mampu melawan keroyokan teman-temannya.

Muncul banyak pertanyaan. Mengapa sampai saat ini kekerasan masih saja menjadi trending topik dalam pemberitaan media. Mengapa sampai hari ini ada saja berita kekerasan yang sampai kepada kita, terutama kekerasan yang dilakukan atau dialami oleh anak-anak. Ini masalah besar. Bayangkan jika sedari kecil anak-anak terbiasa melakukan tindakan kekerasan. Terbiasa saling pukul dan memukul teman mereka hingga menganggap kalau tindakan itu adalah hal yang biasa. Mereka bisa jadi akan tumbuh dengan rasa egois, mudah menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah sampai akan sanggup untuk menyakiti diri sendiri. Untuk anak yang sering menerima kekerasan akan tumbuh dengan rasa trauma, rasa takut, dan rasa tidak percaya diri. Itu semua akan terjadi jika tidak ada penanganan yang serius untuk menghentikan kekerasan yang sering terjadi.

Sesungguhnya anak-anak adalah cerminan dari orangtua, bukan hanya berarti orang tua di rumah namun orangtua secara luas termasuk di dalamnya orang-orang dewasa di sekitarnya serta lingkungan mereka. Banyaknya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anak-anak menunjukkan bahwa ada sesuatu yang kurang atau salah dalam pengasuhan dan lingkungan mereka. Hal tersebut dimulai dari lingkup yang paling kecil yaitu dari rumah atau keluarga. Mari bercermin, mungkin sebagai orangtua kita terlalu mudah berteriak, mudah memarahi dan melayangkan pukulan pada anak-anak hanya karena anak-anak melakukan hal-hal yang menurut kita tidak benar. Seharusnya kita menegur dengan lembut sambil memberikan teladan yang baik. Harus diingat bahwa anak-anak adalah peniru nomer satu, mereka akan menirukan apapun yang mereka lihat dan dengar dari orang-orang dan lingkungan sekitar mereka.

Berbagai media yang saat ini begitu mudah diakses juga menyumbang pengaruh munculnya kekerasan yang dilakukan oleh anak-anak. Banyaknya sinetron-sinetron yang tidak mendidik yang ditonton oleh jutaan penduduk Indonesia termasuk anak-anak menjadi salah satu penyebab kekerasan yang terjadi. Orang-orang dewasa di sekitar kita juga tidak kalah besar sumbangannya dalam memunculkan kekerasan yang dilakukan oleh anak-anak. Orang-orang dewasa saat inipun begitu mudah melakukan kekerasan pada anak-anak, mudah mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan, saling menjatuhkan sampai mengolok-olok fisik seseorang, dan semua itu dilakukan dengan bebas tersebar di media sosial yang begitu mudah diakses oleh anak-anak.

Ini adalah tanggung jawab kita semua, para orangtua, para guru, pemerintah, pemilik badan usaha dan orang-orang dewasa lainnya untuk sama-sama memikirkan sejenak apakah tingkah yang kita lakukan akan memberi dampak buruk pada anak-anak atau tidak. Jika akan memberi dampak buruk pada anak-anak maka pikirkan ulang. Anak-anak adalah harta berharga penerus bangsa, jika mereka hanya dicekoki dengan kekerasan, maka apa kabar semangat mereka tentang belajar? apa kabar semangat mereka untuk berimajinasi dan berkreatifitas?

Friday, October 10, 2014

Memori: KKN Genggelang 2012

Hari ini ingatan saya tertuju pada tahun 2012 ketika saya KKN yang katanya Kuliah Kerja Nyata. Di kampus saya KKN merupakan mata kuliah wajib yang harus diambil setiap mahasiswa sebagai syarat kelulusan, berbeda dengan beberapa kampus lain yang menjadikan KKN sebagai mata kuliah pilihan. KKN di kampus saya dilakukan di wilayah empat kabupaten yang berada di Pulau Lombok, bukan ke tempat-tempat yang jauh seperti yang dilakukan oleh kampus-kampus terkenal itu.

Tempat KKN saya adalah sebuah desa bernama Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. Untuk mencapai desa ini ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam dari kota mataram dan melalui jalanan yang berkelok serta penuh tanjakan karena desa ini berada di belakang bukit. Jalan yang berkelok dan penuh tanjakan akan terbayar oleh pemandangan indah yang ada di depan mata, juga akan ada monyet-monyet bukit yang akan menyambut di jalanan. Secara umum Kabupaten Lombok Utara memang terletak di belakang bukit, kabupaten ini juga dilewati ketika hendak mendaki Gunung Rinjani jika memilih jalur dari Senaru. Desa Genggelang adalah desa yang sejuk, dengan pemandangan yang indah, jika naik ke dusun yang paling atas maka kita dapat melihat tiga gili terkenal itu (Meno, Air dan Trawangan), selain itu masyarakat Genggelang sangat ramah. Jarak antar dusun yang satu dengan dusun yang lain lumayan jauh, biasanya kita harus melewati kebun-kebun untuk bisa mencapai dusun yang lain di desa itu dan melewat jalan-jalan tanpa aspal yang penuh batu serta becek ketika hujan. Meski sudah ada jalan utama bersapal yang melewati desa tersebut, namun ketika malam jalan tersebut gelap karena tidak ada lampu jalan kecuali lampu dari rumah yang berada di pinggir jalan. Mayoritas penduduk Genggelang bekerja sebagai petani, berkebun, beternak, ada yang menjadi guru dan juga pegawai pemerintahan.

Pemandangan yang indah di Genggelang digenapkan oleh adanya sebuah air terjun terkenal yaitu air terjun Kertagangga. Air terjun ini ramai dukunjungi, oleh penduduk lokal ataupun luar termasuk wisatawan luar negeri karena waktu itu saya sempat bertemu wisatawan asal Singapura yang datang ke air terjun itu dan mengagumi keindahannya. Airnya segar dan jernih. Di hadapan air terjun tersebut terhampar pemandangan hijau yang menyegarkan mata dan melihat laut di kejauhan. Di Genggelang terdapat juga sebuah dusun yang menjadi pusat peternakan kambing etawa dan lebah madu, di sana mereka memiliki banyak kelompok tani dan kelompok ternak yang kompak dan berkembang dengan baik, sangat patut untuk dicontoh.

Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa masayarakat Genggelang sangat ramah. Mereka senang menerima tamu. Jika kalian mampir di rumah mereka kalian pasti disuguhkan kopi hitam khas yang dibuat sendiri. Kalian tidak perlu sungkan, kopi itu harus kalian habiskan karena tidak menghabiskan kopi itu dianggap tidak sopan. Jika dalam sehari kalian bertamu ke tiga rumah maka kalian akan minum kopi sebanyak tiga kali..hahaha. Kopi buatan mereka enak dan khas, biasanya dicampur dengan kokoa dan sedikit beras sebelum disangrai untuk kemudian ditumbuk. Waktu itu mereka sangat senang melihat kami ada di sana, menerima kami dengan baik dan pada waktu-waktu tertentu rasanya kami seperti diperebutkan. Mereka berebut meminta kami untuk berkunjung ke rumah mereka. Jadilah kami artis dadakan yang full dengan jadwal kunjungan ke rumah-rumah warga, haha. Apalagi ketika perayaan maulid nabi kami menerima banyak undangan acara. Seperti tempat lain di Lombok di setiap perayaan maulid nabi pasti penuh dengan makanan aneka rupa dan jajanan, maka di Genggelangpun begitu. Bisa dikatakan makanan yang tersaji lebih meriah dari lebaran idul fitri sekalipun. Sehabis menghadiri acara maulid kami selalu pulang membawa kantong-kantong besar berisi makanan, lumayan jadi perbaikan gizi...hehe

Salah satu kegiatan KKN kami adalah mengajar di sekolah, di sebuah SD dan MI. Kami membagi jadwal mengajar antar teman kelompok setelah berdiskusi dengan kepala sekolah mengenai materi yang akan kami sampaikan dan di kelas berapa kami akan mengajar. Ini adalah kegiatan KKN yang paling saya sukai karena akan bertemu dengan anak-anak. Saya kebagian mengajar di kelas enam dan mengajar pelajaran ipa dan sesekali diminta mengajar pelajaran ips. Anak-anak Genggelang seperti anak-anak lain pada umumnya. Mereka benar-benar menjadi anak-anak yang bebas bermain di alam luar, bermain bola, saling berkejaran, memanjat pohon, berenang di sungai, dan sesekali bertengkar dengan teman tentang hal-hal sepele. Tidak ada yang takut dengan panas ataupun kotor, tidak ada yang sibuk dengan gadget seperti anak-anak saat ini. Mereka semua bebas bermain ketika saatnya bermain. Walaupun mereka sangat asyik bermain di luar jam pelajaran sekolah namun ketika di dalam kelas mereka tetap semangat belajar dan sangat senang karena ada kakak-kakak KKN yang mengajar mereka. Ketika ada pertanyaan yang saya lontarkan mereka akan langsung mengacungkan jari berebut untuk dipilih untuk menjawab soal. Mereka tidak ada yang malu-malu ketika diminta maju ke depan kelas.

Paling lekat dalam ingatan saya adalah ketika saya diminta menyampaikan materi pelajaran ips di jam terahir karena guru mata pelajaran ips sedang pergi rapat ke kota Mataram. Sebelum masuk kelas saya membaca materi pelajarannya yang ada di buku pegangan. Saya lupa persisnya, namun materi waktu itu berhubungan dengan negara-negara ASEAN. Kemudian masuklah saya ke ruang kelas dengan membawa globe / bola dunia, mereka langsung tertarik, mereka penasaran dengan yang saya bawa. Sepertinya mereka tahu benda itu namun tidak pernah menyentuhnya. Mata bulat mereka yang bersinar dan senyum mereka yang mengembang menunjukkan betapa antusiasnya mereka. Senang sekali rasanya melihat mereka begitu bersemangat padahal waktu itu adalah jam pelajaran terakhir sebelum pulang. Mulailah kami belajar tentang negara-negara ASEAN kemudian mencarinya di bola dunia itu, mereka seperti biasa berebut untuk mencari negara-negara tersebut.

Anak-anak SD tersebut juga sangat senang belajar Bahasa Inggris, walaupun mereka tidak memiliki mata pelajaran Bahasa Inggris. Mereka sering minta untuk diajarkan Bahasa Inggris, tentang kata-kata dan kalimat-kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris. Kemudian mereka akan mencatat dan menghapalkannya. Di sore hari tidak jarang mereka datang ke posko KKN kami untuk belajar, kami mengadakan semacam les Bahasa Inggris dan Matematika yang dipandu oleh teman saya yang kebetulan kuliah jurusan itu. Setiap bertemu di jalan, di pasar atau dimanapun mereka pasti akan berteriak memanggil kami dan tersenyum lebar...ah...senyum mereka indah dan tulus.

Hari ini mereka apa kabar ya? pasti anak-anak kelas enam tersebut sudah masuk SMP. Waktu itu ketika ditanya akan melanjutkan sekolah kemana banyak yang menjawab akan melanjutkan ke SMP di kecamatan dan MTs yang ada di desa Genggelang. Mereka semangat untuk bersekolah. Itu adalah hal yang membanggakan. Hampir dua bulan di tempat KKN memberikan banyak kenangan yang bisa diingat. KKN menjadi sarana untuk berbaur dengan masyarakat, belajar berdiplomasi, menjadi tempat untuk menuangkan kreatifitas, serta tempat untuk belajar saling menghargai dan saling memahami.

Tuesday, October 7, 2014

Oktober Galau

Haiihooo
Apa kabar warga blog? Semoga sehat aman damai selalu yaa!

Udah lama enggak nulis di blog ini, traffic turun gara-gara enggak ada posting baru..hahaha
Kenapa tulisan ini judulnya Oktober galau? Ada apa dengan bulan oktober ini hingga menjadi galau?
Well, sebenarnya sayalah yang galau tepatnya di bulan oktober ini. Beberapa minggu menghilang dari blog karena sibuk nulis proposal penelitian untuk tugas akhir alias tesis (ciee…sibuk, padahal sibuk di sosmed yang lain…hahaha)---abaikan. Tapi serius, proposal penelitian inilah yang membuat saya galau, berawal dari gonta ganti metode gegara dospim utama saya enggak sreg, dan sayapun harus baca-baca lagi untuk menemukan metode yang lain. Ngumpulin bahan lagi, baca lagi, bikin catatan lagi kemudian menuliskannya lagi. Sambil ngumpulin data-data sekunder yang dibutuhkan untuk penelitian. Selain itu tanya-tanya dan diskusi bareng teman, tentu sama dosen pembimbing juga.

Untungnya dosen pembimbing saya baik, baik banget. Apalagi dospim pendamping, setiap bimbingan selalu bersedia dengar keluh kesah saya dan enak banget diajak diskusi, ketika saya bilang maaf pak saya harus baca-baca dulu sebelum nulis ulang, makanya lama menghadap...kemudian bapaknya bilang, iya tidak apa-apa asal jangan menghilang, tidak ada yang bisa menulis dalam sekejap, Verstappen (ahli geomorfologi Indonesia) saja penelitian 30 tahun sebelum dia menulis buku tentang geomorfologi Indonesia yang dipakai diseluruh dunia sampai hari ini. Hati saya mengembang, lumayan memberikan semangat. Kalau Dospim utama saya seorang profesor yang ramah dan bapaknya pinter banget, asli deh!. Jangan tanya dia tentang hal yang remeh temeh atau kalau tidak langsung disuruh ke perpustakaan, baca sendiri..haha

Setelah menulis, kemudian beberapa kali presentasi depan dospim akhirnya proposal di tandatangani yang artinya saya bisa mendaftar untuk ujian proposal. Senang? ya iyalah :D
Terus kenapa galau?, yap galaunya belum berakhir karena diujung persiapan mau daftar ujian dospim pendamping memberikan beberapa hal yang harus saya tambahkan di proposal, apa daya, baiklah...tarik napas, laksanakan. Selain itu prodi mengundurkan jadwal ujian proposal menjadi akhir bulan ini dari rencana semula pertengahan bulan ini. Entahlah..antara senang dan tidak, tidak senang karena mundurnya ujian proposal berarti mundurnya jadwal ke lapangan dan analisis data. Senang karena rasanya bisa sedikit santai, bisa memperbaiki proposal dan menyiapkan dengan lebih baik untuk ujian proposal supaya tidak ada revisi-revisi lagi. Tapi sebenarnya sih pasti akan ada revisi lagi, karena saat ujian pasti ada penguji yang akan memberikan masukan dan mengoreksi kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki. Jadi mari dihadapi saja.

Semoga galau ini segera berakhir ya.

Kalau ibuk bilang, ibuk sama bapak selalu doa buat anak-anaknya semoga dilancarkan ya, yang semangat :)

Friday, September 12, 2014

Yakinlah

Yakinlah tidak ada jalan buntu
pasti selalu ada jalan di depan sana
kau hanya perlu melanjutkan perjalanan
tidak berhenti di tengah-tengah untuk menyerah

Yakinlah ini tidak akan sulit
tidak sesulit kau mencari jarum diantara tumpahan kopi di tengah malam gelap
tidak sesulit kau berpura-pura tidak merindukan seseorang di malam yang sunyi
tidak sesulit kau memakan buah durian yang benar-benar tidak kau sukai

Yakinlah Ia tidak akan membiarkan kau melangkah sendiri
Ia akan menemanimu, memberimu kekuatan
mungkin Ia akan sedikit mengujimu, tapi itu adalah rasa sayang
Yakinlah Ia tidak akan membiarkan kau melangkah sendiri

Thursday, April 11, 2013

Laskar Langit

Hai.....apa kabar sahabat-sahabat terbaikku :)

Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat, senantiasa dalam lindungan yang maha kuasa. Kalau ada yang bertanya pada saya siapa yang  saya rindukan saat ini selain keluarga di rumah, maka itu adalah kalian. Rindu tuk sekedar saling menatap, mendengar sapaan kalian yang selalu terdengar riang dan bersemangat ketika kita bertemu. 

Aku ingat dengan jelas ketika pada suatu hari saya malu-malu bilang kalau ingin berteman dengan kalian *untung enggak sampe malumaluin yaa :D , beruntung sekali rasanya, kalian tentu saja dengan senang hati menerima saya, dalam hangatnya persahabatan dan persaudaraan kita bersama. Kita menamakan diri Laskar Langit karena ingin bersinar terang seperti benda-benda yang ada di langit sana, menjadi sesuatu yang spesial dan bermanfaat bagi orang banyak. Kita adalah Tsurayya (bintang), Azzuhra (bintang), Bulan, dan Matahari. Ah...mungkin orang-orang akan menganggap kekanak-kanakan yaa pake bikin nama segala, tapi itulah kami. I Love it :)

Kita melewati banyak hal, banyaaaak sekaliii...., belajar, bermain, jalan-jalan, tawa dan tangis. Kita berbagi rahasia dan berbagi mimpi. Ingatkah kaliah mimpi-mimpi yang pernah kita rangkai dulu. Mimpi dapat menjelajahi tempat di benua lain, menimba ilmu sebanyak-banyaknya, dapat lebih bermanfaat lagi untuk orang lain.

Jika di dekat kalian rasanya semua energi positif terkumpul, ada yang menguatkan ketika rapuh, saling menasehati dengan kelembutan, memberi semangat dan menjadi tempat yang nyaman tuk bercerita.

Sekarang ketika jarak semakin jauh, walaupun spasi semakin lebar, saya berharap kita akan selalu saling ingat, jangan sampai ada yang hilang dari ingatan. Walaupun kita tidak bisa sering bertemu seperti dulu kalian tetap ada dalam hati dan doa. Semoga semua impian dan rencana-rencana yang sedang kita jalani diberi kemudahan dan kekuatan dalam mencapainya.

Keep Fighting My Best Friends Forever :D

 

Tuesday, January 29, 2013

Kalimat Hebat Si Luffy

Kalian tahu siapa Luffy?

Enggak? .... baiklah biar saya beritahu, Luffy adalah nama tokoh utama dalam film animasi Jepang 'One Piece', Nah sekarang inget kan, siapa yang enggak kenal sama film ini apalagi para laki-laki, mulai dari anak-anak sampai remaja dan orang tua menggandrungi film ini. Banyak sekali teman-teman yang saya kenal tergila-gila sama animasi yang satu ini. Selalu menanti-nanti kapan film episode berikutnya keluar. Iyaaa kaaan ... ngaku aja deh :D

Semua ini berawal dari seorang teman yang meng-copy-kan saya film ini, karena saya perempuan jadi saya tidak menggandrungi film ini. Saya hanya tau sebagian kecil soalnya dulu waktu film ini masih tayang di TV saya sempat menontonnya sambil lalu, tapi itupun karena TV dikuasai oleh adik laki-laki saya yang juga seneng banget nonton One Piece ini.

Akhirnya saya mulai menonton episode pertama film ini, dari awal saya sudah tertawa-tawa menontonnya...hahaha...gilaaa ini film konyol banget, pokoknya konyooool dan lucu abiiiis...., di episode 1 ini si Luffy masih sendri belum memiliki teman seperjuangan untuk mencapai cita-citanya menjadi raja bajak laut.

dan disinilah muncul kalimat ajaibnya si Luffy sang tokoh utama, kalimat yang hebat menurut saya dan membuat saya ikut bersemangat dengan apa yang ingin saya capai saat ini.

Luffy memiliki cita-cita menjadi raja bajak laut yang menguasai seluruh dunia dan dengan begitu ia akan mendapatkan kekayaan, ketenaran dan kekuasaan. Ketika ditanya mengapa ia bercita-cita seperti itu sedangkan ia tidak punya teman kelompok dan musuh bajak laut ada dimana-mana bahkan ia diremehkan orang lain. Luffy pun menjawab :

"Aku tidak peduli apa itu mungkin atau tidak,

Aku sudah memutuskannya,

Aku sudah memutuskan menjadi raja bajak laut,

Jika aku sampai mati dalam pertarungan! Aku tidak akan menyesal! "

kalimat yang ia katakan sontak membuat temannya yang bertanya terperangah, mungkin dia tidak menyangka kalau orang seperti Luffy yang terlihat santai dan konyol bisa memiliki pemikiran seperti itu dan sangat serius ketika mengucapkan kata-kata itu.

Begitupun dengan saya, Kata-kata si Luffy sangat keren, dia bersungguh-sungguh dengan apa yang dicita-citakannya, mendengarnya membangkitkan semangat saya untuk terus belajar :). Ketika telah memutuskan terhadap sesuatu maka kau harus berjuang untuk mendapatkannya.Enggak nyangka kalau film ini ada juga kalimat saktinya :D

Setelah menonton episode pertama film ini saya jadi pensaran deh sama lanjutannya... :D, kabarnya film ini sudah sampai di episode 582, ya aampuun masa' saya harus menonton sebanyak itu...haha, Kalau ada waktu aja deh nontonnya sebagai selingan aja.. :)

Semoga kalian juga jadi semangat membaca kata-kata si Luffy