Tuesday, March 24, 2015
Sebuah Surat Untuk Si Huruf Kecil
Halo, perkenalkan nama saya Azmi. Apakah sebelumnya kau pernah mengenal orang bernama Azmi? ,
Sebut saja ini sebuah surat pendek karena saya hanya akan bercerita sedikit. Sejak kenal dirimu lewat twitter saya langsung mengetikkan namanu di mesin pencari google. Owh....ternyata kau memang seorang penyair, suka menulis puisi, seorang penulis, seorang pembaca kelas berat dan romantis. Baiklah mungkin saya sok tahu menyebutmu romantis tapi saya hanya mengatakan itu berdasarkan puisi-puisimu yang bertebaran di media sosial dan juga kicauan-kicauanmu. Saya menyukai ide-ide dan pemikiran-pemikiran yang kau sampaikan di tulisan-tulisanmu. Meski kita tidak pernah bertemu namun saya pernah mendengar suaramu, setidaknya ketika kau membaca puisi. Saya sering mendengarnya diam-diam. Saya harus berterima kasih pada si pembuat Soundcloud.
Hal yang paling menarik darimu adalah perpustakaan yang telah kau bangun di Makassar sana, yang sekaligus menjadi tempat tinggalmu. Perpustakaan itu kau sebut Katakerja. Foto-foto perpustakaan dan buku-buku yang ada di ruangan itu sudah pernah kulihat sebagian yang kau bagi di instagrammu. Baiklah, harus diakui media sosial saat ini menjadikan sesuatu yang jauh menjadi dekat. Saya sangat ingin datang ke perpustakaan itu untuk membaca semua buku-buku koleksimu. Adanya Katakerja membuat saya semakin ingin berkunjung ke Makassar. Doakan saya semoga suatu saat nanti bisa ke Makassar dan main ke Katakerja.
Bulan depan buku kumpulan puisi terbarumu akan segera terbit, sedang buku kumpulan puisimu yang terdahulu saja belum saya dapatkan. Namun tak mengapa saya sudah tak sabar ingin segera membacanya. Pemikiran apalagi yang kau tulis di dalamnya?, saya penasaran.
Mungkin hanya ini yang ingin saya sampaikan. Terima kasih atas waktumu yang kau gunakan untuk membaca surat ini.
Monday, March 23, 2015
Sebuah Hal Sederhana Yang Jadi Kebiasaan Baik
Hal ini juga berlaku untuk adik saya yang paling kecil, yang kebetulan saat ini hanya dia yang menemani ibuk dan bapak di rumah. Dulu waktu dia belum kelas 5 SD seperti sekarang jika pulang sekolah setelah makan langsung pergi main tanpa memberitahu ibuk. Mungkin pada waktu itu untuk memberitahu ibuk juga sulit karena adik saya pasti pulang lebih dulu dari ibuk yang bekerja. Maka setiap ibuk pulang dari tempat kerja beliau jarang menemukan adik saya ada di rumah. Adik saya pasti pulang main ketika sore hari setelah lelah dan lapar serta waktunya mengaji. Terkadang ibuk harus pergi mencari adik saya jika sampai sore belum pulang, pergi mencari ke rumah-rumah temannya atau di lapangan dekat rumah, barangkali ia bermain disana. Seringkali ibuk merasa khawatir karenanya.
Namun, saat ini ada sebuah hal sederhana yang dilakukan adik saya agar ibuk tidak khawatir lagi ketika tidak menemukan dirinya di rumah, yaitu memberitahu ibuk kemanapun ia pergi dengan cara menulis pesan. Ya...menulis pesan. Sebuah hal yang tidak pernah saya duga sebelumnya. Seperti kata ibuk di telpon kemarin, ketika saya menanyakan adik saya kemana, ibuk mengatakan kalau adik saya sedang pergi main bola ke lapangan, dia menulis pesan di pintu.
Kalimat pesannya seperti ini:
"Ibuk, Udik pergi main bola ke lapangan, tadi sudah sholat djuhur di masjid"
Waaa....saya terpesona dengan pesan yang ditulis adik saya, karena lebih-lebih dia mengatakan sudah sholat djuhur di masjid. Alhamdulillah kedua adik laki-laki saya selalu sholat berjamaah di masjid. Kata ibuk itu bukanlah pesannya yang pertama, jika ibuk belum pulang dan dia mau pergi main dia pasti menulis pesan dan menempelkannya di pintu.
Buat saya ini adalah hal yang luar biasa dan membuat bahagia. Adik saya sudah tidak membuat khawatir lagi, tidak membuat ibuk harus mencari-cari dia lagi karena tidak tau dia pergi kemana. Sudah besar rupanya adik kecilku, padahal baru kelas 5 SD. Dan dia mulai menulis, setidaknya dengan menulis pesan otaknya sudah berpikir tentang bagaimana menulis. Itulah satu hal sederhana yang jadi kebiasaan baik adik saya saat ini. Semoga semakin banyak hal-hal baik yang ada pada dirimu ya dek ^^
Friday, March 20, 2015
Suatu Sore Yang Hujan Di Jalan Kaliurang
Bersama dengan seorang teman aku memilih berteduh di C****e k yang ada di tepi Jalan Kaliurang. Sambil menunggu hujan reda aku memesan segelas kopi panas. Aku duduk menghadap jendela memperhatikan lalu lalang kendaraan di depanku. Seperti biasa, Jalan Kaliurang pada sore hari selalu ramai. Ramai dilalui oleh orang-orang yang pulang dari tempat aktifitas. Hujan masih turun, namun tidak menyurutkan niat beberapa pengendara motor untuk menerobos hujan. Mereka seperti takut untuk datang terlambat ke tujuan selanjutnya. Pilihan masing-masing orang memang berbeda-beda pikirku.
Menunggu hujan reda kulewati dengan mengobrol santai dengan temanku sambil sesekali menyeruput kopi panasku. Hujan belum juga memberikan tanda bahwa ia akan segera berhenti. Basah sudah semua bagian Jalan Kaliurang karenanya. Di beberapa tempat ia menciptakan genangan, tentu saja bukan genangan yang jernih. Genangan tersebut akan membuat sepatumu kotor jika melewatinya.
Di tengah hujan yang masih turun seorang gadis dengan payung ungu muncul di parkiran tepat di depan pandanganku. Seorang gadis lain dari C****e k keluar menyambutnya. Mereka mengobrol di bawah payung ungu. Mau tak mau aku memperhatikan kedua gadis yang mengobrol itu. Semenit dua menit tiga menit…….aku merasa mengenal gadis yang membawa payung unggu itu, aku seperti pernah melihatnya sebelumnya. Aku merasa familiar dengan gadis itu. Otakku berpikir cepat mencari jawaban siapa gadis yang membawa payung ungu itu. Akhirnya ingatanku melayang pada seorang gadis yang kukenal 5 tahun lalu dari sebuah sosial media. Ya….sekarang aku ingat, wajah gadis itu ada disana. Kami berteman di dunia maya. Pada tahun-tahun awal aku sangat ingin mendekatinya namun ia masih menjaga jarak. Aku tidak menyalahkannya, lagipula siapa yang rela percaya begitu saja pada orang yang hanya dikenalnya dari sosial media. Pendekatanku pun semakin sulit karena daerah asal kami yang sangat berjauhan. Lambat laun kami tak lagi berkomunikasi di jejaring sosial. Sampai akhirnya aku sekarang telah menjadi seorang suami dari seorang perempuan cantik dan baik hati di kampung halamanku.
Diriku menduga-duga apa gadis itu juga melihatku, apakah ia mengenaliku. Aku ingin menyapanya, ingin berkenalan secara nyata. Ingin berbincang dengannya sebagai teman lama yang tidak pernah bertemu.
Sore itu hujan turun di Jalan Kaliurang dan takdir Tuhan yang lain tengah bekerja padaku. Aku bertemu dengan teman lama yang sebelumnya hanya kulihat gambarnya. Siapa yang menyangka aku akan bertemu dengannya di Jalan ini. Ingin sekali aku mendekat dan menyapanya, namun nyatanya aku hanya bisa memperhatikannya dari balik jendela. Tak kupercaya akhirnya aku melihatnya secara langsung. Seorang gadis manis yang selalu tersenyum itu.
Wednesday, March 18, 2015
Sebuah Perayaan Cinta
Saya bela-belain pulang ke Lombok, demi menghadiri pernikahanmu (terima kasih pada sponsor *kedipinmata) :D. Beruntung saya bisa turut hadir di acara akad nikah sedangkan dua orang sahabat lagi tidak bisa hadir karena harus masuk kerja pada hari sabtu itu. Sesampainya di tempat akad nikah, keluarlah mempelai perempuan yang kecantikannya tiada duanya dengan kebaya putih. Duh….sampai pangling. Setelah mendengar kata sambutan keluarga dan nasehat pernikahan maka acara ijab kabulpun dimulai. Si mempelai laki-laki terlihat grogi, namun akhirnya ijab kabul berjalan lancar. Saaahh......
Sementara saya menahan haru, si temen saya alias pengantin perempuannya berbisik bahwa kakinya kesemutan....Jadi pengen ngakak dibuatnya..haha...Sehabis acara tidak afdol kalo tidak selfie kan :p
Besoknya, hari minggu tanggal 15 dilangsungkan acara resepsi. Tempat resepsi dengan rumah kami berjarak sekitar satu jam perjalanan. Dari pagi kami bertiga (saya, kiki, dije) sudah heboh, sibuk siap-siap kondangan. Menyiapkan baju yang kece dan dandan yang cantik, biar pengantinnya kalah cantik *loh
Inilah penampakan kami di tempat acara:
Pengantinnya memakai baju pengantin adat sasak :))
Tempat resepsi penuh oleh tamu-tamu yang tidak henti berdatangan. Lihatlah...banyak sekali yang mendoakan pernikahan kalian. Sangat membahagiakan.
Sebuah perayaan cinta telah berlangsung, telah disatukan dalam ikatan halal nan suci. Tiada lagi yang tak halal dan membawa pahala, bahkan lirikan matapun jadi penggugur dosa...cieee *iritothemax
Tiada yang lebih membahagiakan melihat kalian bersanding di pelaminan dengan bibir yang tak hentinya tersenyum. Bahagia.
Senyum pengantinnya kece badai :D
Semoga Alloh mengaruniakan barakah kepadamu dan atasmu, serta menghimpun kalian dalam kebaikan. Penuh kebahagian, saling menjaga sampai akhir hayat dan punya banyak anak.
:))
Wednesday, March 4, 2015
Saya: Anggota Baru BBI
Hallo Maret,Tumben hari ini ngeblog lagi setelah lama menghilang dari dunia per-Blog-an.., jadi agak kagok mau mulai nulis darimana..haha
Gambar buku disamping adalah beberapa buku yang ada di kos saat ini, sebagian ada yang sudah dibaca dan yang belum.
Baiklah melalui kesempatan ini saya hanya ingin berbagi informasi kalau saya sudah resmi menjadi anggota Blogger Buku Indonesia ..yeay \(^_^)/
Sebagai anggota saya udah punya tugas bertama alias buntelan resensi pertama dari grup, tapi bukunya belum selesai dibaca, jadi belum nulis resensinya deh..huhu
Apa itu Blogger Buku Indonesai atau sering disebut BBI?. Nah BBI adalah sebuah komunitas Blogger yang membahas tentang buku, review dan resensi buku, syarat wajib menjadi anggota BBI adalah harus memliki blog khusu tentang buku, tapi tidak sekedar punya namun juga harus rajin diupdate. Setelah gabung dengan BBI wah saya bertemu dengan orang-orang keren, yang kadang serius dan kocak. Padahal belum pernah bertemu, sampai saat ini baru berkomunikasi lewat grup facebook dan grup whatsapp. Namun dalam waktu dekat kami akan mengadakan kopdar untuk chapter JogLoSemar, pasti seru bertemu dan diskusi langsung dengan mereka. Hal-hal yang membuat saya kagum adalah pengetahuan para BBI-er tentang buku tinggi banget, sedangkan saya masih cupu banget. Selain itu blog-blog mereka keren abis cuy...duh mupeng banget punya tampilan blog sekeren mereka.
BBI banyak mengadakan event-event keren, yang pastinya selalu berkaitan dengan buku. Apalagi pada bulan april ini yang merupakan bulan kelahiran BBI. Beberapa kegiatan di bulan Maret ini adalah #ReviewMar2015 #UpdateMar2015 #PostBarAdaptasi dan #OpBarMarAlurCerita. Dan memasuki minggu pertama bulan Maret ini belum ada satupun buku yang tuntas saya baca dan masih bingung juga mau baca buku apa untuk yang adaptasi -______-
Fyi BBI mulai terbentuk sejak tahun 2011, dan sampai saat ini terus berkembang dan semakin Oke. Ohya alamat blog buku saya adalah http://barubukuku.blogspot.com/, bebas untuk berkunjung :))
Friday, February 6, 2015
Salah Konsep & Rasa Gerah
Setelah selesai presentasi, dimulailah sesi tanya jawab dan diskusi. Saya banyak mendapatkan masukan dari para penguji yang sangat berguna bagi penelitian saya. Para penguji tersebut sangat bersahabat, tidak ada penguji-penguji killer seperti dalam pikiran saya. Sampai ketika pembimbing utama saya mengomentari kesalahan saya dalam menyampaikan materi analisis spektrum. Beliau mengatakan “kesalahan konsep yang disampaikan seperti ini bikin gerah, sama seperti si X (beliau menyebut bimbingannya) yang salah konsep”. Beliau melanjutkan lagi “nanti dipelajari lagi dengan baik, matangkan konsep geofisikanya supaya tidak salah konsep, karena ini kan akan disampaikan ke orang banyak”. Saya speechless dan hanya bisa jawab “baik pak”, berjanji dalam hati akan belajar lagi dengan sungguh-sungguh. Aah…malu banget dospim yang terkenal penuh senyum dan bijaksana ini berkata begitu. Tapi apa yang beliau sampaikan memang benar adanya.
Lebih jauh saya berpikir, memang benar ketika orang-orang berbicara panjang lebar tentang sesuatu yang tidak ia mengerti dengan baik akan membuat orang lain jadi gerah mendengarnya. Lebih-lebih jika orang lain itu lebih paham. Orang-orang yang hanya tahu sedikit-sedikit dan salah konsep pula tentang hal tersebut, kemudian dengan lancar menyampaikan ke orang lain kesalahan konsep tersebut pasti akan membuat yang mendengar gerah. Bisa dikatakan mereka jadi sok tahu, lalu menyampaikan kesoktahuan mereka tersebut.
Pada masa sekarang banyak sekali orang yang berkelakuan seperti itu, salah satunya bisa saja saya. Berkoar-koar tentang suatu hal yang ia pikir sudah benar namun salah. Salah pengertian dan konsep, ada juga yang memang memodifikasinya demi kepentingan pribadi semata. Orang-orang yang lebih paham di luar sana pasti merasa gerah mendengarnya, rasanya mereka pasti mau menegur dan memperbaiki apa yang disampaikan oleh orang-orang yang salah konsep tersebut. Ternyata rasa gerah tidak hanya bisa timbul karena panas matahari yang menyengat namun juga karena hal-hal salah yang disampaikan orang-orang yang salah konsep atas sesuatu.
Semoga kita bisa menjadi pribadi yang benar-benar paham atas sesuatu baru menyampaikannya kepada orang lain. Tidak hanya sebatas pengetahuan yang baru kulit luarnya saja. Malu sama para ahli yang lebih paham :)
Tuesday, January 27, 2015
8 Hal Yang Harus Dilakukan Jika Dilanda Stress
1. Memasak
Bagi saya memasak adalah kegiatan yang menyenangkan. Ketika stress melanda saya akan memasak. Memasak makanan yang ingin saya makan. Proses ketika memasak di dapur akan membuat saya lupa dengan hal-hal yang membuat pusing, karena saya akan fokus pada masakan yang sedang saya buat. Selain tentu saja lebih sehat dan lebih hemat, memakan makanan hasil masakan sendiri juga menjadi kepuasan tersendiri karena pasti sesuai dengan selera saya. Selain itu dapat menjadi ajang mengolah kemampuan diri sendiri dalam memasak.
2. Menulis
Selain memasak, cara jitu untuk menghilangkan pusing dan gundah gulana adalah menulis. Serius. Bagi saya menulis sangat ampuh menghilangkan pusing kepala. Saya sering melakukannya. Apa yang harus ditulis? Apa saja. Tulis apa saja yang kalian inginkan, puisi, sajak-sajak, pantun, gumaman-gumaman kecil, curhat alay, cerpen, resep masakan, opini, esai, atau hal-hal yang lebih serius seperti tulisan-tulisan ilmiah. Menulis akan mengalihkan perhatian pada layar laptop atau lembaran kertas yang akan kalian tulisi. Otak akan berpikir cepat tentang apa-apa yang kalian tulis. Pikiran-pikiran yang menumpuk di kepala tersalurkan. Pusing hilang.
3. Beres-Beres
Hal lain yang bisa dilakukan beres-beres. Iya beres-beres, bisa beres-beres rumah, atau untuk anak kos beres-beres kamar kos. Coba perhatikan kamar kosmu, mungkin kamarmu sedang berantakan makanya pusing, haha... Tapi memang, bagi saya jika kamar saya sedang berantakan saya jadi malas mengerjakan apapun, jadi malas-malasan dan pusing sendiri. Jadi dengan mulai membereskan kamar sendiri akan membuat kadar pusing berkurang.
4. Melakukan Hobi
Tentu kita semua punya hobi. Hal-hal yang kita senangi, dan membuat kita dengan sukarela melakukannya. Ketika rasa stress melanda ada baiknya untuk melakukan hobi. Bagi saya melakukan hobi tentu saja menyenangkan. Seperti menulis dan memasak menjadi salah dua hobi yang sering saya lakukan. Selain itu saya akan membaca. Membaca membuat saya tenggelam pada dunia baru, menyelami karakter-karakter baru dan perasaan-perasaan baru yang tercipta. Untuk kalian, silahkan lakukan hobi yang membuat senang, misalnya menggambar atau melukis, bermain musik, menyanyi, naik gunung, camping, olahraga, fotografi, dan masih banyak lagi yang lainnya.
5. Keluarlah! Rekreasi!
Jika empat hal diatas masih tidak dapat menghilangkan rasa stress dan pusing, mungkin kita butuh keluar ruangan kita, rekreasi. Sebagai manusia biasa kita kita pasti punya rasa jenuh berdiam diri, kadang kita butuh melihat hal-hal yang menyegarkan pikiran. Rekreasi di sini buka berarti kalian harus rekreasi ke tempat yang jauh dengan biaya yang mahal, namun hal ini dapat dilakukan dengan hal-hal sederhana. Hal-hal yang dapat dilakukan adalah olahraga, joging misalnya. Joging sore atau pagi di joging track kampus selain sehat tentu saja hemat. Selain itu kita dapat melakukan dengan sekedar jalan-jalan ke toko buku, ini adalah hal yang paling sering saya lakukan. Tidak harus membeli buku, namun bagi saya melihat-lihat buku dan mengecek buku yang kira-kira akan dibeli sudah menyenangkan. Kita ada waktu yang panjang dan kondisi keuangan yang oke, bisalah...rekreasi ke tempat yang jauh seperti pantai atau tempat rekreasi berbayar lainnya.
6. Bertemu Teman
Cara ampuh untuk menghilangkan stress lainnya adalah dengan bertemu teman-teman. Mungkin hal-hal yang membuat stress itu harus dibagi dengan orang lain. Bertemu teman-teman dekat untuk saling bercerita salah satu hal yang berharga dan menyenangkan. Kita bisa membuat janji untuk bertemu di tempat-tempat yang menyenangkan sambil menikmati jajanan kesukaan. Kita bisa saling mengeluarkan ide pemecahan masalah, saling membantu dan saling menghibur. Saya sering merasakan manfaat dari bertemu teman-teman, mereka selalu saja punya cara untuk menghibur dengan mengeluarkan lelucon-lelucon lucu dan konyol. Bertemu teman-teman juga akan mempererat tali silaturrahmi dan persahabatan.
7. Tidur ~~~
Jika 6 cara tersebut di atas tiak bisa dilakukan, maka lakukan hal ke lima ini yaitu tidur. Yups...tidur. Tidur adalah salah satu cara ampuh untuk melupakan permasalahan yang membuat stress dan pusing. Meski ketika bangun tidur kita akan jadi lebih ingat pada masalah yang ada. Tapi setidaknya dengan tidur kita diberikan sedikit waktu untuk tenang dan lupa pada masalah hidup :D
8. Cari Akar Masalahmu lalu Selesaikan!
Yang terakhir ini adalah hal yang sangat penting dilakukan untuk mengusir rasa stress dan pusingmu, yaitu cara akar masalahmu kemudian selesaikan. Tiada hal yang lebih penting dari kalian sendiri yang harus tahu masalah kalian dan mencari solusinya. Mencari solusi bisa dilakukan dengan banyak cara. Bisa dengan membaca, berdiskusi dengan orang lain termasuk dengan orangtua, kontemplasi dan beribadah. Meningkatkan ibadah salah satu hal favorit saya dan terbukti ampuh menghilangkan gundah gulana. Silahkan dicoba.
Sampai disini.
Itulah hal-hal yang biasa saya lakukan untuk mengusir rasa stress, pusing dan gundah gulana. Pasti ada diantara kalian yang memiliki hal-hal favorit lain yang biasa dilakukan untuk menghilangkan stress. Daftar ini bisa lebih panjang lagi. 8 hal ini adalah hanya sebagian kecil hal yang bisa dilakukan, namun silahkan dicoba. Mungkin satu dua diantaranya akan berhasil :D
Saturday, January 24, 2015
Reminder
-Albert Einstein-
Kata Si Putri
Kata Putri, ya ampun betapa sempitnya pikiran manusia ini hingga ujung-ujungnya hanya bisa menangis,
Kata Putri, memang sih tidak ada yang salah dengan menangis, menangislah jika harus menangis,
Kata Putri, terkadang menangis bikin lega, dada terasa lapang, karena yang membuat sesak telah dikeluarkan.
Friday, January 23, 2015
Lewat Radio
Apalagi jika kau memutar radiomu pada jam 10 malam keatas, kau akan mendengar lagu-lagu yang akan menghantarkanmu pada kenangan. Zaman sekarang disebut galau. Tapi kenangan adalah bukan hanya perkara galau atau tidak, kenangan adalah perkara hal-hal yang begitu membekas di hati, sesuatu yang begitu mudah untuk dipanggil kembali pada masa sekarang.
Lewat radio, melalui gelombang elektromagnetik yang hadir di tengah-tengah ruang kamarmu kenangan itu sampai padamu. Celoteh para penyiar yang pada saat-saat tertentu membahas hal-hal yang mengingatkanmu pada sesuatu, maka hadirlah kenangan itu. Radio juga bisa menjadi media kau mengirim kenangan dan rindu pada yang lain. Berapa banyak orang-orang yang mengirimkan cerita kenangan dan kerinduan lewat radio. Berharap seseorang yang disebut dalam kenangan tersebut mendengarnya.
Meski jaman telah banyak berubah, radio tetap menjadi salah satu media pengirim kenangan yang spesial. Tak bisa digantikan. Lewat radio, kau bisa mengirimkan kenangan dan rindu yang telah lama terpendam, seperti kata salah satu band tanah air.
Tak Ada Yang Baru Di Bawah Matahari
Kalimat tersebut saya dengar pertama kali dari seorang dosen saya dulu. Waktu itu ia sedang menjadi pemateri dalam acara kepenulisan ilmiah. Ia adalah seorang profesor yang juga menjadi reviewer untuk program kreativitas mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan bagaimana memunculkan dan menggali suatu hal yang menarik untuk diteliti sehingga proposal penelitian dapat tembus untuk dibiayai.
Dosen tersebut mengatakan bahwa, jangan terlalu berpikir yang terlalu wah, berpikir terlalu tinggi sehingga membuat pusing duluan sebelum menulis dan meneliti. Kita seringkali terjebak pada keinginan-keinginan yang terlalu besar, sampai melupakan hal-hal yang sederhana. Hal-hal kecil yang ada di sekitar kita, yang sebenarnya jika ditelusuri akan sangat menarik untuk diteliti. Ia mengatakan, “Karena Tak Ada Yang Baru Di Bawah Matahari”. Semuanya sudah ada, kita tidak perlu mencari-cari lagi. Hal yang harus dilakukan adalah bagaimana memodifikasi yang sudah ada, mengembangkannya, mengintegrasikannya dengan sesuatu lainnya. Sehingga terciptalah sesuatu yang lebih bernilai dan bermanfaat.
Memang benar, Tak ada yang baru di bawah matahari
Waktu berlalu, setelah bertahun-tahun saya kembali diingatkan tentang kalimat tersebut hari ini oleh seorang penulis fiksi. Ia adalah Bernard Batubara yang sering disapa Bara. Penulis yang bisa dibilang sedang naik daun akhir-akhir ini. Saya berkesempatan untuk bertemu dan mendengarkan ia berbagi pengalaman. Bara bercerita kalau setiap ada kesempatan seperti talkshow, meet & greet, atau di kelas kopdar fiksi yang ia asuh, seringkali ditanya bagaimana memunculkan ide tulisan. Menurut dia itu adalah pertanyaan yang tidak masuk akal, karena ide itu ada dimana-mana. Hal yang harus dilakukan adalah kita harus lebih peka dengan sekitar kita. Membuka diri, membuka pikiran, mengajak otak untuk berpikir dan berimajinasi. Persis seperti yang disampaikkan oleh dosen saya sebelumnya bahwa kita cenderung ingin menciptakan sesuatu yang wah, sesuatu yang belum ada di muka bumi ini (dalam hal ini tulisan), hanya karena tak ingin dikatakan klise. Namun sebenarnya itu adalah hal yang mustahil. Yang harus diperhatikan adalah “bagaimananya” bukan “apanya” , maka akan tercipta sesuatu yang spesial.
Misalnya ketika akan menulis tentang cinta. Seperti yang kita tahu bahwa cinta sudah banyak ditulis oleh banyak penulis. Kemudian kita malah terlalu takut untuk mulai menulis karena ingin menulis kisah cinta yang wah, yang tidak terdengar klise hingga membuat kita tidak berkembang. Padahal unsur tulisan (misalnya novel) tidak hanya terletak di ide, namun banyak faktor lain yang harus diperhatikan seperti tokoh, karakter, alur, setting, narasi dan lain-lain. Banyak hal yang bisa dieksplore lebih jauh. Karena tak ada yang baru di atas muka bumi, kecuali jika mungkin suatu hari kita bangun di pagi hari kemudian menemukan ada tiga matahari, bisa jadi akan ada sesuatu yang baru.
Yaa…kalimat tak ada yang baru di bawah matahari begitu melekat di pikiran saya. Layak untuk direnungkan dan menjadi penggerak untuk lebih mengembangkan diri, untuk berkarya dan bekerja. Menjadi pengingat untuk tidak melupakan hal-hal kecil di sekitar kita yang pada dasarnya berharga.
By the way, tulisan mengenai hasil meet and greet dengan Bara hari ini akan saya share di blog saya yang khusus membahas buku dan tulis menulis barubukuku.blogspot.com
:))
Thursday, January 15, 2015
Buku Sakti Mahasiswa Fisika
Yups tiba-tiba saja saya ingin sedikit berbagi tentang mahasiswa fisika. Kalian tahu kan siapa mahasiswa fisika. Mereka adalah mahasiswa yang kuliah dengan mengambil jurusan fisika, jurusan ini masuk dalam Fakultas MIPA, fakultas dengan ilmu-ilmu murni. Fisika merupakan suatu pokok ilmu yang mempunyai banyak cabang, banyak banget, misalnya geofisika, astronomi, fisika material, biofisika, kimiafisika, fisika kedokteran, fisika instrumentasi, dan masih banyak lagi yang lain.
Saya tidak akan membahas mengenai cabang-cabang fisika tersebut, namun membahas tentang buku-buku mahasiswa fisika. Ini adalah tentang buku-buku wajib yang dijadikan pegangan oleh mahasiswa fisika. Kita bisa menyebutnya buku sakti…hehe. Setelah melakukan perenungan yang panjang akhirnya saya menyimpulkan beberapa buku yang saktinya luar biasa dalam menopang kehidupanmu dalam mengarungi hidupmu sebagai mahasiswa fisika. Jangan sebut dirimu mahasiswa fisika jika tidak mengoleksi buku-buku ini.
Baiklah ini dia buku-buku tersebut:
- Buku fisika dasar, Halliday-Resnick jilid 1 dan jilid 2
Sebagai mahasiswa fisika yang masih unyu-unyu di tahun pertama buku wajib yang kamu miliki adalah tentu saja buku untuk belajar fisika dasar. Dosen-dosen biasanya memakai buku ini sebagai pegangan mereka dan menyarankannya juga kepada mahasiswa. Mahasiswa fisika biasa menyebut buku ini dengan “Halliday”, misalnya dalam pertanyaan “eh kamu punya Halliday gak?” atau “Jawaban no ini ada di Halliday”, For your information ya text book Halliday ini beredar dalam bahasa inggris. Jadi mahasiswa fisika dari awal belajar dari text book dengan bahasa inggris. Bayangkan, fisikanya aja belum tentu ngerti, ditambah lagi dalam bahasa inggris. Betapa tabahnya mahasiswa fisika. Tapi jangan hawatir karena masih fisika dasar jadi materinya tidak terlalu jauh dengan materi fisika ketika di SMA ditambah lagi masih ada buku-buku teks fisika dasar dalam bahasa Indonesia yang dapat dijadikan pegangan. Seperti buku Fisika Dasar Giancoli atau Fisika Dasar yang ditulis Serway dan Jewett.
- Buku Mekanika Klasik Atam P. Arya
Mahasiswa fisika yang betah kemudian berhasil melanjutkan sampai tahun kedua akan bertemu dengan buku ini. Tidak adalagi fisika dasar. Mulai dari tahun kedua semua materi dalam fisika dasar tersebut dipecah belah dan memiliki mata kuliah sendiri-sendiri. Salah satunya adalah materi mekanika. Mata kuliah mekanika 1 dan mekanika 2. Buku karangan Atam P. Arya ini berjudul Introduction to Classical Mechanics. Ini baru introduction loh, dan ini bukunya sudah tebal, dalam bahasa inggris pula. Ini baru mekanikan klasik, mengapa disebut klasik karena masih membahas partikel yang lebih sederhana, partikel tersebut masih kontinyu, karena adalagi yang disebut dengan mekanika kuantum yang membahas materi yang lebih kompleks. Kata-kata dalam buku Atam P. Arya ini lebih mudah dimengerti dibandingkan dengan buku mekanika klasik lainnya. Selain itu buku mekanika klasik karangan Goldstein juga biasanya dijadikan pegangan karena banyak contoh-contoh soal dan pembahasan di dalamnya.
- Buku Fisika Matematika Mary L. Boas
Yups…saya rasa semua mahasiswa fisika kenal dengan buku ini. Jadi mahasiswa fisika punya mata kuliah wajib dengan judul yang menyeramkan yaitu Fisika Matematika, biasa disingkat Fismat, ada Fismat 1 dan Fismat 2. Bayangkan sudah fisika ditambah matematika. Memang sih fisika itu tidak bisa dilepaskan dari yang namanya matematika. Matematika adalah tool atau alat yang digunakan untuk menjelaskan fenomena fisis yang ditemui. Dosen saya dulu pernah bilang orang fisika itu sudah pasti bisa matematika, tapi orang matematika belum tentu bisa fisika….hehe. Menurut kalian gimana? :D. Balik lagi dengan buku ini, buku ini biasa disebut buku Boas yang tebel banget. Kalian bisa menjadikannya bantal jika kebetulan di kosan kalian tak punya bantal….haha. Dalam buku ini dibahas semua persamaan matematis yang digunakan dalam menjelaskan fenomena fisis, beserta contoh-contohnya. Nurunin rumus-rumus di buku ini juga biasa dijadikan sebagai tugas mahasiswa fisika. Owh ya buku ini berjudul Mathematical Methods in the Physical Sciences, sekali lagi dalam bahasa inggris.
- Buku Elektrodinamika David J. Griffiths
Buku berikutnya adalah buku yang dijadikan pegangan untuk mata kuliah elektrodinamika biasa disingkat eldin atau disebut juga teori medan. Berjudul Introduction to Electrodynamics yang ditulis oleh David J. Griffiths, text book ini juga dalam bahasa inggris. Kalian kebayang gak isi buku ini apa? Kalau mahasiswa fisika pasti tahu. Buku ini membahas tentang elektro, kemagnetan, hubungan antara keduanya, dinamikanya dan yang lainnya. Rumit cuy. Selain buku Griffiths ini masih banyak lagi buku tentang elektrodinamika yang dapat dijadikan rujukan.
- Buku Fisika Zat Padat Charles Kittel
Ada lagi mata kuliah fisika zat padat dengan buku saktinya yang berjudul Introduction to Solid State Physics yang ditulis oleh Charles Kittel. Buku ini juga dalam bahasa inggris. Buku ini berisi tentang materi atau zat padat yang dijelaskan secara fisika, bisa dibilang dasarnya fisika material gitu. Buku fisika zat padat lainnya juga masih banyak yang dapat dijadikan rujukan, rata-rata dalam bahasa inggris.
Sebagai mahasiswa fisika yang sudah tamat dua tahun yang lalu saya agak lupa dengan buku sakti yang lain, padahal buku sakti mahasiswa fisika yang lain itu masih banyak. Karena materi pelajaran fisika yang tak ada habis-habisnya. Misalnya untuk mata kuliah fisika kuantum, gelombang, elektronika, termodinamika, fisika statistik, fisika modern, fisika komputasi dan masih banyak lagi yang lainnya. Belum lagi kalau kalian mengambil konsentrasi tertentu semisal geofisika atau yang lainnya, bukunya makin banyak. Ditambah lagi kalau kalian melanjutkan kuliah fisika ke jenjang yang lebih tinggi.
Buku-buku sakti mahasiswa fisika rata-rata dalam bahasa inggris dan ditulis oleh penulis luar. Mungkin kelak salah satu dari kalian yang menekuni fisika dapat menulis buku text book fisika dalam bahasa Indonesia hingga lebih mudah dipahami oleh mahasiswa dan tentu lebih terjangkau. Sebagai mahasiswa fisika pasti sangat tahu rasanya berhadapan dengan buku-buku tersebut….haha.
Baiklah mumpung kalian masih duduk sebagai mahasiswa fisika nikmati masa-masa belajarnya, masa-masa harus mengerjakan soal-soal yang ada di buku-buku tersebut, masa-masa kalian harus nurunin rumus-rumus itu, dan masa-masa yang lainnya. Kelak jika sudah tamat kalian akan merindukannya, sungguh. Sayapun tak percaya bahwa ada saat-saat dimana saya rindu belajar fisika, rindu dengan rumus-rumusnya.
Selamat belajar :))
Sebuah Catatan Diseparuh Januari
Selamat malam,
Ini adalah posting pertama di tahun 2015, maaf ini karena beberapa kesibukan (lebih banyak dibuat-buat sih)....haha, tapi sebenarnya saya tetap ngepost, hanya saja ngepostnya di blog sebelah..hehe
Jadi dalam rangka mau jadi anggota Blog Buku Indonesia saya bikin blog baru yang khusus membahas tentang buku, saya menulis review atau tulisan tentang buku lainnya di blog saya ini http://barubuku.blogspot.com , silahkan berkunjung ke sana juga ya...feel free guys :D
Tidak terasa ini hari kelima belas di bulan Januari tahun 2015, sudah hampir separuh Januari terlewati. Lalu apa? apa saja yang telah kalian lakukan?, apakah kalian mulai menapaki satu-satu langkah untuk menggenapi resolusi di tahun 2015 yang telah kaliah tekadkan? semoga saja iya. Saya juga sedang melakukannya. Beberapa hal besar menurut saya yang harus tercapai di tahun ini. Salah satunya adalah tahun ini saya harus lulus kuliah dan memulai hidup untuk lebih sehat. Selain itu membaca lebih banyak buku dan menulis lebih banyak hal juga menjadi hal yang tak bisa dilupakan.
Terkadang ide-ide tulisan banyak muncul di kepala saya dalam waktu yang bersamaan, seperti berkejaran, kadang saya langsung menuliskannya di buku note saya atau menuliskannya di sticky note terus menempelkannya di lemari. Ada hari-hari tertentu saya akan melihat lagi ide-ide tersebut untuk kemudian mulai untuk menulisnya secara baik dan tidak semuanya untuk di posting....hehe.
Baiklah, ini hanyalah sedikit catatan untuk memulai. Januari baru separuh. Meski begitu waktu akan berjalan begitu cepat tanpa kita sadari, lebih-lebih lagi jika kita hanya melewatinya dengan sia-sia. Semoga saja tidak ya. Semoga hari-hari kita penuh manfaat ke depannya.
:))


