Wednesday, March 4, 2015

Saya: Anggota Baru BBI

??????????Hallo Maret,

Tumben hari ini ngeblog lagi setelah lama menghilang dari dunia per-Blog-an.., jadi agak kagok mau mulai nulis darimana..haha

Gambar buku disamping adalah beberapa buku yang ada di kos saat ini, sebagian ada yang sudah dibaca dan yang belum.

Baiklah melalui kesempatan ini saya hanya ingin berbagi informasi kalau saya sudah resmi menjadi anggota Blogger Buku Indonesia ..yeay \(^_^)/

Sebagai anggota saya udah punya tugas bertama alias buntelan resensi pertama dari grup, tapi bukunya belum selesai dibaca, jadi belum nulis resensinya deh..huhu

Apa itu Blogger Buku Indonesai atau sering disebut BBI?. Nah BBI adalah sebuah komunitas Blogger yang membahas tentang buku, review dan resensi buku, syarat wajib menjadi anggota BBI adalah harus memliki blog khusu tentang buku, tapi tidak sekedar punya namun juga harus rajin diupdate. Setelah gabung dengan BBI wah saya bertemu dengan orang-orang keren, yang kadang serius dan kocak. Padahal belum pernah bertemu, sampai saat ini baru berkomunikasi lewat grup facebook dan grup whatsapp. Namun dalam waktu dekat kami akan mengadakan kopdar untuk chapter JogLoSemar, pasti seru bertemu dan diskusi langsung dengan mereka. Hal-hal yang membuat saya kagum adalah pengetahuan para BBI-er tentang buku tinggi banget, sedangkan saya masih cupu banget. Selain itu blog-blog mereka keren abis cuy...duh mupeng banget punya tampilan blog sekeren mereka.

BBI banyak mengadakan event-event keren, yang pastinya selalu berkaitan dengan buku. Apalagi pada bulan april ini yang merupakan bulan kelahiran BBI. Beberapa kegiatan di bulan Maret ini adalah #ReviewMar2015 #UpdateMar2015 #PostBarAdaptasi dan #OpBarMarAlurCerita. Dan memasuki minggu pertama bulan Maret ini belum ada satupun buku yang tuntas saya baca dan masih bingung juga mau baca buku apa untuk yang adaptasi -______-

Fyi BBI mulai terbentuk sejak tahun 2011, dan sampai saat ini terus berkembang dan semakin Oke. Ohya alamat blog buku saya adalah http://barubukuku.blogspot.com/, bebas untuk berkunjung :))

Logo BBI

Friday, February 6, 2015

Salah Konsep & Rasa Gerah

Pikiran ini menggelitik saya sejak ketika minggu lalu saya ujian proposal penelitian tesis. Saat itu saya di ruang sidang bersama dengan empat orang penguji. Tiga diantara mereka adalah Profesor di bidangnya masing-masing dan satu orang Doktor. Intinya adalah jelas mereka orang-orang yang telah lebih banyak belajar, lebih berpengalaman, lebih ahli, lebih bijaksana dan penuh wibawa jika dibandingkan saya. Seperti layaknya mahasiswa atau siapapun yang akan menghadapi ujian maka sayapun dag dig dug sebelum masuk ruang sidang. Pembimbing utama saya yang Profesor Geofisika menjadi pimpinan sidang mempersilahkan saya untuk memaparkan rencana penelitian saya, maka mulailah saya presentasi. Rasa deg-degan langsung hilang ketika saya mulai berbicara, saya membahas satu persatu poin penelitian saya. Sampai pada poin mengenai analisis spektrum yang menjadi teori dasar dalam penelitian saya, saya tiba-tiba kehilangan kata-kata. Saya lupa tentang materi tersebut, hingga saya jadi salah menyampaikan, intinya saya salah ngomong. Saya langsung memperhatikan pembimbing utama saya yang langsung “ngeh” kalau apa yang saya sampaikan tentang analisis spektrum itu tidak tepat.

Setelah selesai presentasi, dimulailah sesi tanya jawab dan diskusi. Saya banyak mendapatkan masukan dari para penguji yang sangat berguna bagi penelitian saya. Para penguji tersebut sangat bersahabat, tidak ada penguji-penguji killer seperti dalam pikiran saya. Sampai ketika pembimbing utama saya mengomentari kesalahan saya dalam menyampaikan materi analisis spektrum. Beliau mengatakan “kesalahan konsep yang disampaikan seperti ini bikin gerah, sama seperti si X (beliau menyebut bimbingannya) yang salah konsep”. Beliau melanjutkan lagi “nanti dipelajari lagi dengan baik, matangkan konsep geofisikanya supaya tidak salah konsep, karena ini kan akan disampaikan ke orang banyak”. Saya speechless dan hanya bisa jawab “baik pak”, berjanji dalam hati akan belajar lagi dengan sungguh-sungguh. Aah…malu banget dospim yang terkenal penuh senyum dan bijaksana ini berkata begitu. Tapi apa yang beliau sampaikan memang benar adanya.

Lebih jauh saya berpikir, memang benar ketika orang-orang berbicara panjang lebar tentang sesuatu yang tidak ia mengerti dengan baik akan membuat orang lain jadi gerah mendengarnya. Lebih-lebih jika orang lain itu lebih paham. Orang-orang yang hanya tahu sedikit-sedikit dan salah konsep pula tentang hal tersebut, kemudian dengan lancar menyampaikan ke orang lain kesalahan konsep tersebut pasti akan membuat yang mendengar gerah. Bisa dikatakan mereka jadi sok tahu, lalu menyampaikan kesoktahuan mereka tersebut.

Pada masa sekarang banyak sekali orang yang berkelakuan seperti itu, salah satunya bisa saja saya. Berkoar-koar tentang suatu hal yang ia pikir sudah benar namun salah. Salah pengertian dan konsep, ada juga yang memang memodifikasinya demi kepentingan pribadi semata. Orang-orang yang lebih paham di luar sana pasti merasa gerah mendengarnya, rasanya mereka pasti mau menegur dan memperbaiki apa yang disampaikan oleh orang-orang yang salah konsep tersebut. Ternyata rasa gerah tidak hanya bisa timbul karena panas matahari yang menyengat namun juga karena hal-hal salah yang disampaikan orang-orang yang salah konsep atas sesuatu.

Semoga kita bisa menjadi pribadi yang benar-benar paham atas sesuatu baru menyampaikannya kepada orang lain. Tidak hanya sebatas pengetahuan yang baru kulit luarnya saja. Malu sama para ahli yang lebih paham :)

Tuesday, January 27, 2015

8 Hal Yang Harus Dilakukan Jika Dilanda Stress

Ketika rasa stress melanda, pusing karena banyak pikiran atau karena pekerjaan dan tugas yang tak kunjung selesai, mungkin kita perlu istirahat sejenak. Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan, berdasarkan pengalaman saya berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan ketika rasa stress, pusing atau penat menghampiri.

1. Memasak

Bagi saya memasak adalah kegiatan yang menyenangkan. Ketika stress melanda saya akan memasak. Memasak makanan yang ingin saya makan. Proses ketika memasak di dapur akan membuat saya lupa dengan hal-hal yang membuat pusing, karena saya akan fokus pada masakan yang sedang saya buat. Selain tentu saja lebih sehat dan lebih hemat, memakan makanan hasil masakan sendiri juga menjadi kepuasan tersendiri karena pasti sesuai dengan selera saya. Selain itu dapat menjadi ajang mengolah kemampuan diri sendiri dalam memasak.

2. Menulis

Selain memasak, cara jitu untuk menghilangkan pusing dan gundah gulana adalah menulis. Serius. Bagi saya menulis sangat ampuh menghilangkan pusing kepala. Saya sering melakukannya. Apa yang harus ditulis? Apa saja. Tulis apa saja yang kalian inginkan, puisi, sajak-sajak, pantun, gumaman-gumaman kecil, curhat alay, cerpen, resep masakan, opini, esai, atau hal-hal yang lebih serius seperti tulisan-tulisan ilmiah. Menulis akan mengalihkan perhatian pada layar laptop atau lembaran kertas yang akan kalian tulisi. Otak akan berpikir cepat tentang apa-apa yang kalian tulis. Pikiran-pikiran yang menumpuk di kepala tersalurkan. Pusing hilang.

3. Beres-Beres

Hal lain yang bisa dilakukan beres-beres. Iya beres-beres, bisa beres-beres rumah, atau untuk anak kos beres-beres kamar kos. Coba perhatikan kamar kosmu, mungkin kamarmu sedang berantakan makanya pusing, haha... Tapi memang, bagi saya jika kamar saya sedang berantakan saya jadi malas mengerjakan apapun, jadi malas-malasan dan pusing sendiri. Jadi dengan mulai membereskan kamar sendiri akan membuat kadar pusing berkurang.

4. Melakukan Hobi
Tentu kita semua punya hobi. Hal-hal yang kita senangi, dan membuat kita dengan sukarela melakukannya. Ketika rasa stress melanda ada baiknya untuk melakukan hobi. Bagi saya melakukan hobi tentu saja menyenangkan. Seperti menulis dan memasak menjadi salah dua hobi yang sering saya lakukan. Selain itu saya akan membaca. Membaca membuat saya tenggelam pada dunia baru, menyelami karakter-karakter baru dan perasaan-perasaan baru yang tercipta. Untuk kalian, silahkan lakukan hobi yang membuat senang, misalnya menggambar atau melukis, bermain musik, menyanyi, naik gunung, camping, olahraga, fotografi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

5. Keluarlah! Rekreasi!
Jika empat hal diatas masih tidak dapat menghilangkan rasa stress dan pusing, mungkin kita butuh keluar ruangan kita, rekreasi. Sebagai manusia biasa kita kita pasti punya rasa jenuh berdiam diri, kadang kita butuh melihat hal-hal yang menyegarkan pikiran. Rekreasi di sini buka berarti kalian harus rekreasi ke tempat yang jauh dengan biaya yang mahal, namun hal ini dapat dilakukan dengan hal-hal sederhana. Hal-hal yang dapat dilakukan adalah olahraga, joging misalnya. Joging sore atau pagi di joging track kampus selain sehat tentu saja hemat. Selain itu kita dapat melakukan dengan sekedar jalan-jalan ke toko buku, ini adalah hal yang paling sering saya lakukan. Tidak harus membeli buku, namun bagi saya melihat-lihat buku dan mengecek buku yang kira-kira akan dibeli sudah menyenangkan. Kita ada waktu yang panjang dan kondisi keuangan yang oke, bisalah...rekreasi ke tempat yang jauh seperti pantai atau tempat rekreasi berbayar lainnya.

6. Bertemu Teman
Cara ampuh untuk menghilangkan stress lainnya adalah dengan bertemu teman-teman. Mungkin hal-hal yang membuat stress itu harus dibagi dengan orang lain. Bertemu teman-teman dekat untuk saling bercerita salah satu hal yang berharga dan menyenangkan. Kita bisa membuat janji untuk bertemu di tempat-tempat yang menyenangkan sambil menikmati jajanan kesukaan. Kita bisa saling mengeluarkan ide pemecahan masalah, saling membantu dan saling menghibur. Saya sering merasakan manfaat dari bertemu teman-teman, mereka selalu saja punya cara untuk menghibur dengan mengeluarkan lelucon-lelucon lucu dan konyol. Bertemu teman-teman juga akan mempererat tali silaturrahmi dan persahabatan.

7. Tidur ~~~
Jika 6 cara tersebut di atas tiak bisa dilakukan, maka lakukan hal ke lima ini yaitu tidur. Yups...tidur. Tidur adalah salah satu cara ampuh untuk melupakan permasalahan yang membuat stress dan pusing. Meski ketika bangun tidur kita akan jadi lebih ingat pada masalah yang ada. Tapi setidaknya dengan tidur kita diberikan sedikit waktu untuk tenang dan lupa pada masalah hidup :D

8. Cari Akar Masalahmu lalu Selesaikan!
Yang terakhir ini adalah hal yang sangat penting dilakukan untuk mengusir rasa stress dan pusingmu, yaitu cara akar masalahmu kemudian selesaikan. Tiada hal yang lebih penting dari kalian sendiri yang harus tahu masalah kalian dan mencari solusinya. Mencari solusi bisa dilakukan dengan banyak cara. Bisa dengan membaca, berdiskusi dengan orang lain termasuk dengan orangtua, kontemplasi dan beribadah. Meningkatkan ibadah salah satu hal favorit saya dan terbukti ampuh menghilangkan gundah gulana. Silahkan dicoba.

Sampai disini.
Itulah hal-hal yang biasa saya lakukan untuk mengusir rasa stress, pusing dan gundah gulana. Pasti ada diantara kalian yang memiliki hal-hal favorit lain yang biasa dilakukan untuk menghilangkan stress. Daftar ini bisa lebih panjang lagi. 8 hal ini adalah hanya sebagian kecil hal yang bisa dilakukan, namun silahkan dicoba. Mungkin satu dua diantaranya akan berhasil :D

Saturday, January 24, 2015

Reminder

If you can’t explain it to a six year old, you don’t understand it yourself.
-Albert Einstein-

Kata Si Putri

Kata Putri, ia benci ketika yang bisa ia lakukan hanyalah menangis,

Kata Putri, ya ampun betapa sempitnya pikiran manusia ini hingga ujung-ujungnya hanya bisa menangis,

Kata Putri, memang sih tidak ada yang salah dengan menangis, menangislah jika harus menangis,

Kata Putri, terkadang menangis bikin lega, dada terasa lapang, karena yang membuat sesak telah dikeluarkan.

Friday, January 23, 2015

Lewat Radio

Banyak hal yang bisa dikirim lewat radio, tak perlu bapak tukang pos, atau mas-mas petugas jasa pengiriman. Salah satunya adalah kenangan. Aaah...sudah berapa kali kita membahas kenangan, panggilan masa lalu yang manis atau pahit?. Kenangan, semacam dimensi waktu yang membawa serta tiap hal yang ada di masa lampau. Menyeret kita ke dalam lingkarannya. Lewat radio beberapa kenangan bisa melintas dari lagu-lagu lama dan kesukaan yang tiba-tiba diputar oleh sang penyiar. Lagu kenangan itu dapat membuatmu tiba-tiba berhenti menulis, berhenti membaca, berhenti makan dan, membawamu ke dalam lamunan, tiba-tiba membuatmu tersenyum atau tiba-tiba membuatmu menitikkan air mata. Pernah mengalaminya?

Apalagi jika kau memutar radiomu pada jam 10 malam keatas, kau akan mendengar lagu-lagu yang akan menghantarkanmu pada kenangan. Zaman sekarang disebut galau. Tapi kenangan adalah bukan hanya perkara galau atau tidak, kenangan adalah perkara hal-hal yang begitu membekas di hati, sesuatu yang begitu mudah untuk dipanggil kembali pada masa sekarang.

Lewat radio, melalui gelombang elektromagnetik yang hadir di tengah-tengah ruang kamarmu kenangan itu sampai padamu. Celoteh para penyiar yang pada saat-saat tertentu membahas hal-hal yang mengingatkanmu pada sesuatu, maka hadirlah kenangan itu. Radio juga bisa menjadi media kau mengirim kenangan dan rindu pada yang lain. Berapa banyak orang-orang yang mengirimkan cerita kenangan dan kerinduan lewat radio. Berharap seseorang yang disebut dalam kenangan tersebut mendengarnya.

Meski jaman telah banyak berubah, radio tetap menjadi salah satu media pengirim kenangan yang spesial. Tak bisa digantikan. Lewat radio, kau bisa mengirimkan kenangan dan rindu yang telah lama terpendam, seperti kata salah satu band tanah air.

Tak Ada Yang Baru Di Bawah Matahari

Tak Ada Yang Baru Di Bawah Matahari

Kalimat tersebut saya dengar pertama kali dari seorang dosen saya dulu. Waktu itu ia sedang menjadi pemateri dalam acara kepenulisan ilmiah. Ia adalah seorang profesor yang juga menjadi reviewer untuk program kreativitas mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan bagaimana memunculkan dan menggali suatu hal yang menarik untuk diteliti sehingga proposal penelitian dapat tembus untuk dibiayai.

Dosen tersebut mengatakan bahwa, jangan terlalu berpikir yang terlalu wah, berpikir terlalu tinggi sehingga membuat pusing duluan sebelum menulis dan meneliti. Kita seringkali terjebak pada keinginan-keinginan yang terlalu besar, sampai melupakan hal-hal yang sederhana. Hal-hal kecil yang ada di sekitar kita, yang sebenarnya jika ditelusuri akan sangat menarik untuk diteliti. Ia mengatakan, “Karena Tak Ada Yang Baru Di Bawah Matahari”. Semuanya sudah ada, kita tidak perlu mencari-cari lagi. Hal yang harus dilakukan adalah bagaimana memodifikasi yang sudah ada, mengembangkannya, mengintegrasikannya dengan sesuatu lainnya. Sehingga terciptalah sesuatu yang lebih bernilai dan bermanfaat.

Memang benar, Tak ada yang baru di bawah matahari

Waktu berlalu, setelah bertahun-tahun saya kembali diingatkan tentang kalimat tersebut hari ini oleh seorang penulis fiksi. Ia adalah Bernard Batubara yang sering disapa Bara. Penulis yang bisa dibilang sedang naik daun akhir-akhir ini. Saya berkesempatan untuk bertemu dan mendengarkan ia berbagi pengalaman. Bara bercerita kalau setiap ada kesempatan seperti talkshow, meet & greet, atau di kelas kopdar fiksi yang ia asuh, seringkali ditanya bagaimana memunculkan ide tulisan. Menurut dia itu adalah pertanyaan yang tidak masuk akal, karena ide itu ada dimana-mana. Hal yang harus dilakukan adalah kita harus lebih peka dengan sekitar kita. Membuka diri, membuka pikiran, mengajak otak untuk berpikir dan berimajinasi. Persis seperti yang disampaikkan oleh dosen saya sebelumnya bahwa kita cenderung ingin menciptakan sesuatu yang wah, sesuatu yang belum ada di muka bumi ini (dalam hal ini tulisan), hanya karena tak ingin dikatakan klise. Namun sebenarnya itu adalah hal yang mustahil. Yang harus diperhatikan adalah “bagaimananya” bukan “apanya” , maka akan tercipta sesuatu yang spesial.

Misalnya ketika akan menulis tentang cinta. Seperti yang kita tahu bahwa cinta sudah banyak ditulis oleh banyak penulis. Kemudian kita malah terlalu takut untuk mulai menulis karena ingin menulis kisah cinta yang wah, yang tidak terdengar klise hingga membuat kita tidak berkembang. Padahal unsur tulisan (misalnya novel) tidak hanya terletak di ide, namun banyak faktor lain yang harus diperhatikan seperti tokoh, karakter, alur, setting, narasi dan lain-lain. Banyak hal yang bisa dieksplore lebih jauh. Karena tak ada yang baru di atas muka bumi, kecuali jika mungkin suatu hari kita bangun di pagi hari kemudian menemukan ada tiga matahari, bisa jadi akan ada sesuatu yang baru.

Yaa…kalimat tak ada yang baru di bawah matahari begitu melekat di pikiran saya. Layak untuk direnungkan dan menjadi penggerak untuk lebih mengembangkan diri, untuk berkarya dan bekerja. Menjadi pengingat untuk tidak melupakan hal-hal kecil di sekitar kita yang pada dasarnya berharga.

By the way, tulisan mengenai hasil meet and greet dengan Bara hari ini akan saya share di blog saya yang khusus membahas buku dan tulis menulis barubukuku.blogspot.com

:))

Thursday, January 15, 2015

Buku Sakti Mahasiswa Fisika

Mahasiswa fisika mana suaranyaaaa? :D

Yups tiba-tiba saja saya ingin sedikit berbagi tentang mahasiswa fisika. Kalian tahu kan siapa mahasiswa fisika. Mereka adalah mahasiswa yang kuliah dengan mengambil jurusan fisika, jurusan ini masuk dalam Fakultas MIPA, fakultas dengan ilmu-ilmu murni. Fisika merupakan suatu pokok ilmu yang mempunyai banyak cabang, banyak banget, misalnya geofisika, astronomi, fisika material, biofisika, kimiafisika, fisika kedokteran, fisika instrumentasi, dan masih banyak lagi yang lain.

Saya tidak akan membahas mengenai cabang-cabang fisika tersebut, namun membahas tentang buku-buku mahasiswa fisika. Ini adalah tentang buku-buku wajib yang dijadikan pegangan oleh mahasiswa fisika. Kita bisa menyebutnya buku sakti…hehe. Setelah melakukan perenungan yang panjang akhirnya saya menyimpulkan beberapa buku yang saktinya luar biasa dalam menopang kehidupanmu dalam mengarungi hidupmu sebagai mahasiswa fisika. Jangan sebut dirimu mahasiswa fisika jika tidak mengoleksi buku-buku ini.

Baiklah ini dia buku-buku tersebut:

  1. Buku fisika dasar, Halliday-Resnick jilid 1 dan jilid 2


Sebagai mahasiswa fisika yang masih unyu-unyu di tahun pertama buku wajib yang kamu miliki adalah tentu saja buku untuk belajar fisika dasar. Dosen-dosen biasanya memakai buku ini sebagai pegangan mereka dan menyarankannya juga kepada mahasiswa. Mahasiswa fisika biasa menyebut buku ini dengan “Halliday”, misalnya dalam pertanyaan “eh kamu punya Halliday gak?” atau “Jawaban no ini ada di Halliday”, For your information ya text book Halliday ini beredar dalam bahasa inggris. Jadi mahasiswa fisika dari awal belajar dari text book dengan bahasa inggris. Bayangkan, fisikanya aja belum tentu ngerti, ditambah lagi dalam bahasa inggris. Betapa tabahnya mahasiswa fisika. Tapi jangan hawatir karena masih fisika dasar jadi materinya tidak terlalu jauh dengan materi fisika ketika di SMA ditambah lagi masih ada buku-buku teks fisika dasar dalam bahasa Indonesia yang dapat dijadikan pegangan. Seperti buku Fisika Dasar Giancoli atau Fisika Dasar yang ditulis Serway dan Jewett.

  1. Buku Mekanika Klasik Atam P. Arya


Mahasiswa fisika yang betah kemudian berhasil melanjutkan sampai tahun kedua akan bertemu dengan buku ini. Tidak adalagi fisika dasar. Mulai dari tahun kedua semua materi dalam fisika dasar tersebut dipecah belah dan memiliki mata kuliah sendiri-sendiri. Salah satunya adalah materi mekanika. Mata kuliah mekanika 1 dan mekanika 2. Buku karangan Atam P. Arya ini berjudul Introduction to Classical Mechanics. Ini baru introduction loh, dan ini bukunya sudah tebal, dalam bahasa inggris pula. Ini baru mekanikan klasik, mengapa disebut klasik karena masih membahas partikel yang lebih sederhana, partikel tersebut masih kontinyu, karena adalagi yang disebut dengan mekanika kuantum yang membahas materi yang lebih kompleks. Kata-kata dalam buku Atam P. Arya ini lebih mudah dimengerti dibandingkan dengan buku mekanika klasik lainnya. Selain itu buku mekanika klasik karangan Goldstein juga biasanya dijadikan pegangan karena banyak contoh-contoh soal dan pembahasan di dalamnya.

  1. Buku Fisika Matematika Mary L. Boas


Yups…saya rasa semua mahasiswa fisika kenal dengan buku ini. Jadi mahasiswa fisika punya mata kuliah wajib dengan judul yang menyeramkan yaitu Fisika Matematika, biasa disingkat Fismat, ada Fismat 1 dan Fismat 2. Bayangkan sudah fisika ditambah matematika. Memang sih fisika itu tidak bisa dilepaskan dari yang namanya matematika. Matematika adalah tool atau alat yang digunakan untuk menjelaskan fenomena fisis yang ditemui. Dosen saya dulu pernah bilang orang fisika itu sudah pasti bisa matematika, tapi orang matematika belum tentu bisa fisika….hehe. Menurut kalian gimana? :D. Balik lagi dengan buku ini, buku ini biasa disebut buku Boas yang tebel banget. Kalian bisa menjadikannya bantal jika kebetulan di kosan kalian tak punya bantal….haha. Dalam buku ini dibahas semua persamaan matematis yang digunakan dalam menjelaskan fenomena fisis, beserta contoh-contohnya. Nurunin rumus-rumus di buku ini juga biasa dijadikan sebagai tugas mahasiswa fisika. Owh ya buku ini berjudul Mathematical Methods in the Physical Sciences, sekali lagi dalam bahasa inggris.

  1. Buku Elektrodinamika David J. Griffiths


Buku berikutnya adalah buku yang dijadikan pegangan untuk mata kuliah elektrodinamika biasa disingkat eldin atau disebut juga teori medan. Berjudul Introduction to Electrodynamics yang ditulis oleh David J. Griffiths, text book ini juga dalam bahasa inggris. Kalian kebayang gak isi buku ini apa? Kalau mahasiswa fisika pasti tahu. Buku ini membahas tentang elektro, kemagnetan, hubungan antara keduanya, dinamikanya dan yang lainnya. Rumit cuy. Selain buku Griffiths ini masih banyak lagi buku tentang elektrodinamika yang dapat dijadikan rujukan.

  1. Buku Fisika Zat Padat Charles Kittel


Ada lagi mata kuliah fisika zat padat dengan buku saktinya yang berjudul Introduction to Solid State Physics yang ditulis oleh Charles Kittel. Buku ini juga dalam bahasa inggris. Buku ini berisi tentang materi atau zat padat yang dijelaskan secara fisika, bisa dibilang dasarnya fisika material gitu. Buku fisika zat padat lainnya juga masih banyak yang dapat dijadikan rujukan, rata-rata dalam bahasa inggris.

Sebagai mahasiswa fisika yang sudah tamat dua tahun yang lalu saya agak lupa dengan buku sakti yang lain, padahal buku sakti mahasiswa fisika yang lain itu masih banyak. Karena materi pelajaran fisika yang tak ada habis-habisnya. Misalnya untuk mata kuliah fisika kuantum, gelombang, elektronika, termodinamika, fisika statistik, fisika modern, fisika komputasi dan masih banyak lagi yang lainnya. Belum lagi kalau kalian mengambil konsentrasi tertentu semisal geofisika atau yang lainnya, bukunya makin banyak. Ditambah lagi kalau kalian melanjutkan kuliah fisika ke jenjang yang lebih tinggi.

Buku-buku sakti mahasiswa fisika rata-rata dalam bahasa inggris dan ditulis oleh penulis luar. Mungkin kelak salah satu dari kalian yang menekuni fisika dapat menulis buku text book fisika dalam bahasa Indonesia hingga lebih mudah dipahami oleh mahasiswa dan tentu lebih terjangkau. Sebagai mahasiswa fisika pasti sangat tahu rasanya berhadapan dengan buku-buku tersebut….haha.

Baiklah mumpung kalian masih duduk sebagai mahasiswa fisika nikmati masa-masa belajarnya, masa-masa harus mengerjakan soal-soal yang ada di buku-buku tersebut, masa-masa kalian harus nurunin rumus-rumus itu, dan masa-masa yang lainnya. Kelak jika sudah tamat kalian akan merindukannya, sungguh. Sayapun tak percaya bahwa ada saat-saat dimana saya rindu belajar fisika, rindu dengan rumus-rumusnya.

Selamat belajar  :))

Sebuah Catatan Diseparuh Januari

Hallooo

Selamat malam,

Ini adalah posting pertama di tahun 2015, maaf ini karena beberapa kesibukan (lebih banyak dibuat-buat sih)....haha, tapi sebenarnya saya tetap ngepost, hanya saja ngepostnya di blog sebelah..hehe

Jadi dalam rangka mau jadi anggota Blog Buku Indonesia saya bikin blog baru yang khusus membahas tentang buku, saya menulis review atau tulisan tentang buku lainnya di blog saya ini http://barubuku.blogspot.com , silahkan berkunjung ke sana juga ya...feel free guys :D

Tidak terasa ini hari kelima belas di bulan Januari tahun 2015, sudah hampir separuh Januari terlewati. Lalu apa? apa saja yang telah kalian lakukan?, apakah kalian mulai menapaki satu-satu langkah untuk menggenapi resolusi di tahun 2015 yang telah kaliah tekadkan? semoga saja iya. Saya juga sedang melakukannya. Beberapa hal besar menurut saya yang harus tercapai di tahun ini. Salah satunya adalah tahun ini saya harus lulus kuliah dan memulai hidup untuk lebih sehat. Selain itu membaca lebih banyak buku dan menulis lebih banyak hal juga menjadi hal yang tak bisa dilupakan.

Terkadang ide-ide tulisan banyak muncul di kepala saya dalam waktu yang bersamaan, seperti berkejaran, kadang saya langsung menuliskannya di buku note saya atau menuliskannya di sticky note terus menempelkannya di lemari. Ada hari-hari tertentu saya akan melihat lagi ide-ide tersebut untuk kemudian mulai untuk menulisnya secara baik dan tidak semuanya untuk di posting....hehe.

Baiklah, ini hanyalah sedikit catatan untuk memulai. Januari baru separuh. Meski begitu waktu akan berjalan begitu cepat tanpa kita sadari, lebih-lebih lagi jika kita hanya melewatinya dengan sia-sia. Semoga saja tidak ya. Semoga hari-hari kita penuh manfaat ke depannya.

:))

Sunday, December 21, 2014

10 Hal yang paling aku sukai dari Ibuk, Selamat Hari Ibu :)

10 Hal yang paling aku sukai dari Ibuk:

  1. Senyumnya yang selalu berhasil menghilangkan gundah

  2. Sentuhannya ketika membelai rambut dan memeluk saya

  3. Suaranya di malam-malam yang sepi, ketika ia selalu tahu anaknya sedang gundah gulana

  4. Ketika ia berangkat mengajar ke sekolah dengan seragamnya

  5. Ketika ia menatap mesra Bapak dan meyakinkan semuanya akan baik-baik saja

  6. Kekuatan tangannya, ketika ia harus segera menyiapkan makanan

  7. Melihat ia menjelaskan persoalan Matematika di papan tulis

  8. Ketika ia menyiapkan bekal untuk Bapak ke kantor

  9. Ketika ia mematut diri di depan cermin dan meminta pendapat kami tentang penampilannya

  10. Nasihatnya di saat kami hampir menyerah


Ibuk…...sepuluh hal tersebut bukan apa-apa, hanya sebagian kecil dari dirimu. Sesungguhnya setiap inci dari dirimu aku sukai, semua tentangmu. Bahkan engkau melahirkanku ke dunia ini adalah hal yang paling ku sukai.

Ibuk…..kata orang hari ini hari Ibu. Seharusnya hari ini kau tidak perlu melakukan apapun, cukup bersantai dan menikmati apa yang kau inginkan. Tapi apa daya, anakmu yang sudah besar ini masih belum di rumah. Selamat hari ibu Ibuk. Semoga engkau selalu sehat, dimudahkan segala urusan dan rencanamu. Semoga engkau diberi umur panjang dan penuh berkah, sampai melihat kami semua tumbuh besar dan melihat cucu-cucumu kelak. Semoga Alloh SWT menjadikan kami anak-anakmu yang soleh soleha, yang menjadi tiket ke surga-Nya. Semoga engkau diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat. Tetaplah menjadi Ibuk yang luar biasa untuk kami.

Sampai saat ini belum ada angka nominal yang dapat menyatakan betapa berharganya dirimu, atau apapun yang dapat menggambarkan betapa kami menyayangimu. Engkau tak tergantikan Ibuk. Maaf kadang aku membantah perkataanmu. Maaf belum bisa selalu ada di sampingmu.

Kami menyayangimu. Peluk cium dari Jogja.

:))

Friday, December 12, 2014

Back To December

Selagi bulan Desember

Sebelum bulan Desember berlalu

Ini ada sebuah lirik lagu dari Taylor Swift, judulnya Back To December :))

Lagu ini tentang seseorang yang menyesal telah merusak hubungannya dengan orang yang dia sayangi

Silahkan galau setelah membaca lirik lagu ini .......

I’m so glad you made time to see me


Aku sangat senang kau mau luangkan waktu untuk menemuiku


How’s life? Tell me, how’s your family?


Bagaimana kabarmu? Katakan, bagaimana kabar keluargamu?


I haven’t seen them in a while


Sudah cukup lama aku tak bertemu mereka



You’ve been good, busier than ever


Kabarmu baik, lebih sibuk dari dahulu


We small talk, work and the weather


Kita berbincang, (tentang) pekerjaan dan cuaca


Your guard is up, and I know why


Kau tampak hati-hati, dan aku tahu sebabnya



Because the last time you saw me


Karena terakhir kali kau melihatku


Is still burned in the back of your mind


Masih berkobar di dalam pikiranmu


You gave me roses, and I left them there to die


Kau beri aku mawar, dan kubiarkan semuanya layu



So this is me swallowing my pride


Dan kini kutelan ludahku sendiri


Standing in front of you, saying I’m sorry for that night


Berdiri di depanmu, minta maaf untuk malam itu


And I go back to December all the time


Dan selalu kukenang bulan Desember



It turns out freedom ain’t nothing but missing you


Ternyata kebebasan tiada artinya jika merindukanmu


Wishing I’d realized what I had when you were mine


Berharap dulu kusadari yang kumiliki saat kau bersamaku


I go back to December, turn around and make it alright


Kukenang kembali bulan Desember, menoleh dan meluruskan semuanya


I go back to December all the time


Selalu kukenang bulan Desember



These days, I haven’t been sleeping


Akhir-akhir ini, aku tak bisa tidur


Staying up, playing back myself leaving


Terjaga, membayangkan kepergianku


When your birthday passed, and I didn’t call


Di hari ulang tahunmu, dan aku tak menghubungimu



Then I think about summer, all the beautiful times


Lalu terpikirku tentang musim panas, saat-saat yang indah


I watched you laughing from the passenger side


Kulihat kau tertawa di bangku penumpang


And realized I loved you in the fall


Dan kusadari aku mencintaimu di musim gugur


And then the cold came, the dark days


Dan lalu musim dingin datang, hari-hari gelap


When fear crept into my mind


Saat rasa takut merasuk pikiranku


You gave me all your love, and all I gave you was goodbye


Telah kau berikan seluruh cintamu, dan kubalas dengan meninggalkanmu



I miss your tan skin, your sweet smile


Aku rindu kulit sawo matangmu, senyum manismu


So good to me, so right


Begitu indah bagiku, begitu indah


And how you held me in your arms that September night


Dan bagaimana kau dekap aku di malam bulan September itu


The first time you ever saw me cry


Pertama kali kau lihat aku menangis



Maybe this is wishful thinking


Ini mungkin hanya harapan


Probably mindless dreaming


Mungkin sekedar mimpi


But if we loved again, I swear I’d love you right


Namun jika kita saling mencintai lagi, aku bersumpah akan mencintaimu seperti seharusnya



I’d go back in time and change it, but I can’t


Aku mau kembali ke masa lalu dan mengubahnya, namun aku tak bisa


So if the chain is on your door, I understand


Maka jika rantai itu ada di pintumu, kumengerti

Taylor Swift

Aku menyukaimu karena kau hidup dalam impianmu sendiri, kau tidak hidup dalam mimpi orang lain. Tidak peduli apa yang orang lain katakana dengan impianmu. Kau bekerja keras untuk mencapai mimpimu. Dan hey kau juga menulis……kau pernah mengatakan bahwa kau tidak mungkin bisa bernyanyi jika tidak menulis. Jadilah kau menulis semua lagu-lagumu dan menyanyikannya. Kau penuh imajinasi. Orang yang bisa menulis lagu dengan baik pastilah orang yang cerdas.

Kau menjadikan orang-orang di sekitarmu sebagai sumber inspirasi, karena memang begitulah seharusnya. Hal terdekat dari kitalah yang paling bisa menginspirasi. Bersyukur karena inspirasi itu adalah baik, hingga menghasilkan karya. Kau bisa tiba-tiba muncul dengan nyanyian yang menggebu-gebu, untuk kemudian muncul dengan nyanyian yang mendayu-dayu. Lagu-lagumu mewakili perasaan orang-orang yang mencinta. Itu menyenangkan.

Sunday, November 30, 2014

Cerpen: Gadis Di Persimpangan Jalan (Bag. 3)

Kosku yang sesak karena mungil terletak di ujung jalan sebelum tikungan menuju sungai. Untuk mencapainya kau harus melewati persimpangan jalan itu. Aku belum lama pindah ke kamar kos ini. Karena alasan keterbatasan uang maka aku terpaksa menyewa kamar kos yang mungil di kawasan yang yaa dapat disebut sedikit kumuh. Letaknya yang dekat sungai membuat kawasan itu kadang banjir di musim hujan, akibat sungai yang meluap karena banyaknya sampah. Aku heran mengapa manusia begitu tidak peduli pada lingkungan tempat tinggalnya sendiri. Betapa egoisnya mereka, hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan anak cucu mereka. Seenaknya saja membuang sampah di sungai. Aku menggerutu sendiri.

Gerutuanku tentang sampah di sungai yang membuat banjir terhenti karena otakku mengirim sinyal ingatan tentang gadis di persimpangan jalan yang selalu kelihat di waktu yang sama dalam beberapa hari ini. Entah mengapa sejak melihat gadis itu aku dilanda penasaran yang besar. Aku belum pernah merasa sepenasaran ini pada seseorang. Aku seperti melihat diriku dalam diri gadis itu. Seorang manusia yang penuh kegalauan karena sedang menunggu, entah menunggu seseorang atau menunggu kabar baik. Sama-sama menunggu kepastian.

Di daerah ini aku tidak memiliki teman, karena aku memang berniat menjaga jarak dengan siapapun. Aku sudah terlalu lelah untuk berurusan dengan manusia lainnya yang justru hanya ada saat kau senang. Namun setelah dua minggu selalu melihat gadis di persimpangan jalan, aku jadi ingin mengenalnya. Kuputuskan besok untuk bertemu dengannya dan menyapanya.

(bersambung)