Sembilan tahun bersama, memasuki era LDM tahun ke dua. Siapa yang menyangka saya - kami sanggup menjalaninya. Kini ceritanya tertulis dari dua tempat yang berjauhan. Tidak lagi selalu dalam jarak yang bisa digenggam, tapi tetap dekat dalam hal-hal yang tak terlihat—dalam doa, dalam rindu yang diam-diam, dalam suara yang saling kita tunggu di ujung hari. Kami tumbuh, bukan hanya sebagai “kita”, tapi juga sebagai rumah bagi anak anak—yang menjadi alasan kenapa setiap langkah, sejauh apa pun jaraknya, tetap terasa layak diperjuangkan. Di tahun ke-9 ini, saya belajar bahwa cinta tidak selalu tentang berada di tempat yang sama, tapi tentang tetap memilih satu sama lain, bahkan saat dunia meminta kita untuk kuat dengan cara yang berbeda. Road to 10 mungkin hanya angka di depan mata, tapi bagi saya, ini adalah perjalanan pulang—kepada kamu, kepada kita, kepada semua yang sudah dan terus kita jaga bersama. Tahun ini 9, tahun depan 10, wow excited banget untuk banyak tahun tahun ke depan yang akan kita lalui.
Ada hari-hari ketika jarak terasa lebih panjang dari biasanya—ketika rindu datang tanpa aba-aba, dan sederhana seperti duduk bersebelahan terasa seperti kemewahan. Tapi justru di situlah muncul versi lain dari “bersama”: dalam pesan singkat yang saling kita kirim di sela kesibukan, dalam tawa anak-anak yang kita dengar meski tidak selalu kita lihat di waktu yang sama, dalam keyakinan bahwa semua ini bukan tentang menjauh, melainkan tentang sedang berjalan di jalan yang sama dengan cara yang berbeda. Kita mungkin tidak selalu berada dalam satu ruang, tapi hati kita tetap tahu ke mana harus pulang. Dan mungkin, itulah cara kita menjaga cerita ini tetap hidup—pelan, kuat, dan penuh harap menuju bab berikutnya.
Jadi untuk tahun ke-9 ini, saya tidak ingin banyak meminta—hanya ingin terus berjalan, sejauh apa pun jalan yang harus kita tempuh. Terima kasih sudah bertahan, sudah memilih, sudah mengusahakan, sudah tekun dan bersabar, sudah mendukung - dan sudah menjadi tempat pulang, bahkan saat kita tidak selalu berada di tempat yang sama. Untuk semua yang sudah kita lewati, untuk Kakak dan Adek yang melengkapi cerita kita, dan untuk segala hal yang masih menunggu di depan sana—tetap di sini, dengan perasaan yang sama. Road to 10, dan seterusnya…
I Love Us <3
.jpg)
No comments:
Post a Comment